Karya Tulis Ilmiah
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN INFUSED WATER CHIA SEED (Salvia hispanica L ) MENGGUNAKAN METODE DPPH (2,2- diphenyl - 1 – picrylhydrazil)
ABSTRAK
Antioksidan adalah zat yang dapat menunda atau mencegah terjadinya reaksi radikal bebas dalam oksidasi lipid. Chia seed merupakan tanaman yang dipercaya mengandung antioksidan untuk menangkal radikal bebas dari dalam tubuh. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan dari chia seed (Salvia hispanica L) dengan metode DPPH. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental. Sampel yang digunakan adalah chia seed yang diolah menjadi infused water yang akan di uji aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH ( 2,2- diphenyl-1- picrylhydrazil) dengan vitamin C sebagai kontrol positif. DPPH adalah senyawa radikal bebas. Pengujian dilakukan pada infused water dengan 5 konsentrasi yang berbeda yaitu 2, 4, 6, 8, 10 ppm. Sampel dari tiap konsentrasi akan direaksikan dengan senyawa DPPH, kemudian diukur nilai absorbansinya menggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infused water chia seed memiliki persen inhibisi berturut turut sebesar 37.40%, 41.46%, 42.28%,46.34%, dan 47.97% sedangkan vitamin C dengan konsentrasi yang sama menunjukkan persen inhibisi berturut-turut sebesar 42.28%, 47.97%, 48.78%, 52.85%, dan 53.66%. Berdasarkan hasil tersebut aktivitas antioksidan infused water chia seed dengan nilai IC50 sebesar 11.31 ppm yang dikategorikan kuat dan vitamin C menghasilkan nilai IC50 sebesar 6.65 ppm yang dikategorikan sangat kuat. Jadi dapat disimpulkan bahwa infused water chia seed terbukti memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi untuk menangkal senyawa radikal bebas.
Kata kunci : Salvia hispanica L, DPPH, Antioksidan, Infused water, vitamin C.
Tidak tersedia versi lain