Karya Tulis Ilmiah
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN KOPI (Coffea canephora L.) DENGAN VARIASI PENYARIAN MASERASI DAN PERKOLASI TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus
ABSTRAK
Kopi robusta (Coffea canephora. L) merupakan tanaman yang berkhasiat karena dapat meningkatkan stamina, menurunkan tekanan darah tinggi, menyegarkan dan menghangatkan tubuh. Selain itu daun kopi robusta memiliki aktivitas antimikroba. Pada daun kopi robusta memiliki kandungan antibakteri tinggi seperti alkaloid, flavonoid, saponin, polifenol dan triterpenoid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan metode penyarian ekstrak daun kopi robusta berpengaruh dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dengan 3 perlakuan yaitu aquadest, ekstrak kopi robusta menggunakan metode maserasi dan perkolasi dilakukan sebanyak 8 kali pengulangan. Uji mikrobiologi menggunakan metode difusi cakram. Hasil uji Mikrobiologi didapatkan zona hambat pada bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dari ekstrak etil asetat daun kopi robusta metode maserasi dan perkolasi berturut-turut 24,62 mm, 22,37 mm, 27,81 mm, dan 24,75 mm. Hasil uji anova yang diperoleh bahwa ekstrak etil asetat daun kopi robusta sangat berpengaruh (P=0,000) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan tidak ada perbedaan rata-rata zona hambat pada bakteri Escherichia coli dan Stapylococcus aureus. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etil asetat daun kopi robusta menggunakan metode maserasi dan perkolasi dapat menghambat pertumbuhan bakteri Eschecichia coli dan Staphylococcus aureus.
Kata kunci : Antibakteri, Coffea canephora L., metode penyarian, Eschecichia coli,
Staphylococcus aureus.
Tidak tersedia versi lain