Karya Tulis Ilmiah
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI DARI DAUN DAN KULIT BUAH JERUK PURUT (Citrus hystrix DC) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli
ABSTRAK
Tanaman jeruk purut (Citrus hystrix DC) kaya akan alkaloid, saponin, tanin, flavonoid, steroid dan triterpenoid yang berperan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri minyak atsiri daun dan kulit jeruk purut (Citrus hystrix DC) terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan mengetahui perbedaan kemampuan daya hambat antara minyak atsiri daun dan kulit jeruk purut (Citrus hystrix DC) terhadap pertumbuhan Escherichia coli. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dalam 3 perlakuan yaitu P0 (aquadest sebagai kontrol), P1 (minyak atsiri daun jeruk purut), P2 (minyak atsiri kulit buah jeruk purut) dan masing-masing 9 kali pengulangan. Uji mikrobiologi menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata diameter zona hambat yang terbentuk yaitu, P0 aquadest sebagai kontrol (0,00 mm), minyak atsiri daun jeruk purut (16,22 mm) dan minyak atsiri kulit buah jeruk purut (21,66 mm). Hasil uji Anova menunjukkan bahwa minyak atsiri daun dan kulit buah jeruk purut berpengaruh (p value = 0,000) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Hasi uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa minyak atsiri daun jeruk purut berbeda nyata dengan minyak atsiri kulit buah jeruk purut dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri kulit buah lebih efektif dibandingkan minyak atsiri daun jeruk purut dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
Kata kunci: antibakteri, Citrus hystrix DC, Escherichia coli.
Tidak tersedia versi lain