Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH PERBEDAAN POLARITAS PELARUT DALAM PROSES EKSTRAKSI CHIA SEED (Salvia hispanica L.) TERHADAP AKTIVITAS PEREDAMAN RADIKAL BEBAS DPPH (2,2– diphenyl-1-picrylhydrazil)
ABSTRAK
Chia seed (Salvia hispanica L.) kaya akan antioksidan sehingga banyak manfaatnya bagi kesehatan diantaranya melindungi sel tubuh dari radikal bebas, mencegah timbulnya penyakit – penyakit degeneratif seperti aterosklerosis, kanker, alzheimer, parkinson, diabetes dan lain – lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai IC50 dari ekstrak air, ekstrak etil asetat, dan ekstrak N-heksan chia seed (Salvia hispanica L.) terhadap aktivitas peredaman radikal bebas DPPH dan mengetahui jenis pelarut yang dapat menunjukan aktivitas antioksidan yang paling tinggi dari ekstrak chia seed (Salvia hispanica L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Sampel yang digunakan adalah chia seed (Salvia hispanica L.) yang diekstraksi dengan 3 (tiga) pelarut yang berbeda polaritasnya antara lain air sebagai pelarut polar, etil asetat sebagai pelarut semi polar dan N-heksan sebagai pelarut non polar yang akan di uji aktifitas antioksidanya menggunakan metode DPPH (2,2– diphenyl-1- picrylhydrazil). Pada penelitian ini DPPH berperan sebagai senyawa radikal bebas. Pengujian dilakukan pada masing – masing ekstrak dengan 5 konsentrasi yang berbeda diantaranya 2, 4, 6, 8, dan 10 ppm. Ketiga sampel dari tiap konsentrasi kemudian direksikan dengan senyawa DPPH, kemudian diukur nilai absorbansinya menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm. Berdasarkan hasil pengujian aktivitas antioksidan masing – masing ekstrak chia seed dan Vit C termasuk dalam kategori sangat aktif namun jika dibandingkan ekstrak air chia seed memperoleh nilai IC50 yang paling kecil yaitu sebesar 2.51 ppm maka dapat diketahui bahwa ekstrak air chia seed memiliki aktivitas antioksidan yang paling tinggi kemudian diikuti oleh ekstrak etil asetat chia seed sebesar 2.83 ppm, ekstrak Nheksan chia seed sebesar 5.21 ppm dan terakhir Vit C sebesar 6.65 ppm.
Kata kunci : Salvia hispanica (L.), Antioksidan, DPPH, Pelarut.
Tidak tersedia versi lain