SKRIPSI
PENGARUH MENGKONSUMSI MADU TERHADAP PH SALIVA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI GAROT GEUCE ACEH BESAR
Pengaruh Mengkonsumsi Madu Terhadap pH Saliva Anak Sekolah Dasar Negeri Gerot Geuce Aceh Besar
Asma Bayakku
Email: asmabayakku@gmail.com
Jurusan Keperawatan Gigi Prodi Terapi Gigi Program Sarjana Terapan
ABSTRAK
Kebersihan gigi dan mulut adalah hal paling dasar dan vital dalam tindakan pencegahan penyakit. Saliva mempunyai fungsi fisiologis yaitu membersihkan, pengaruh buffer, melindungi permukaan enamel dan membantu dalam pencernaan karbohidrat. Derajat keasaman (pH) saliva merupakan faktor penting yang berperan dalam rongga mulut, agar saliva dapat berfungsi dengan baik maka susunan serta sifat dari saliva harus tetap terjaga dalam keseimbangan yang optimal. Berdasarkan pengambilan data awal pada 30 siswa kelas V SDN Garot Geuce dengan pemeriksaan saliva siswa rata-rata pH saliva kurang dari 7 dibawah normal, dengan pH saliva yang menurun (asam) dapat menyebabkan demineralisasi elemen-elemen gigi dengan cepat atau karies pada gigi, sedangkan kenaikan pH (basa) dapat membentuk kolonisasi bakteri yang menyimpang juga meningkatnya pembentukan kalkulus. Berdasarkan pemeriksaan status kesehatan gigi
mempunyai karies gigi rata-rata 2, Maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang pengaruh mengkonsumsi madu terhadap pH saliva pada siswa didik SDN Garot Geuce.
Penelitian ini bertujuan mengetahui mengetahui pengaruh mengkonsumsi Madu terhadap pH saliva anak SDN Garot Geuce Aceh Besar, terhadap 30 orang siswa yang diambil dengan teknik random sampling. Desaian penelitian ini menggunakan eksperimen semu/quasi experiment. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Pretest Posttest. Data dikumpulkan dengan tes yang terdiri dari pre test dan post test. Analisa data menggunakan uji univariat dan bivariate. Hasil penelitian diketahui bahwa Nilai pH Saliva anak Sekolah Dasar Garot Gauce Kabupaten Aceh Besar yang diberikan perlakuan terjadi peningkatan sebelum diberikan perlakuan dengan sesudah diberi perlakuan, dimana nilai mean pH Saliva sebelum diberikan perlakuan (sebelum diberikan madu) sebesar 5,93 naik menjadi 6,80 setelah diberikan perlakuan (sesudah diberikan madu). Dan Nilai pH saliva anak Sekolah Dasar Garot Gauce Kabupaten Aceh Besar yang tidak diberikan perlakuan tidak terjadi peningkatan sebelum diberikan perlakuan dengan sesudah diberi perlakuan, dimana nilai mean pH Saliva sebelum diberi perlakuan sebesar 5,73 dan turun menjadi 5,27 setelah
diberikan perlakuan. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh mengkonsumsi madu terhadap pH saliva anak SDN Garot Geuce Aceh Besar. Oleh karena itu peneliti menyaranka agar para siswa SDN Garot Geuce Aceh Besar untuk aktif mengkonsumsi madu agar dapat mempertahankan keseimbangan pH saliva pada mulut.
Kata Kunci: Mengkonsumsi Madu, pH Saliva
Tidak tersedia versi lain