SKRIPSI
HUBUNGAN MOTIVASI LANSIA PRODUKTIF DALAM PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS OHIS DI DESA ATEUK BLANG ASAN KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR
HUBUNGAN MOTIVASI LANSIA PRODUKTIF DALAM PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS OHIS DI DESA ATEUK BLANG ASAN KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR
Miranda Dian Tami
P07125217022
Mahasiswa Terapi Gigi Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Masalah kesehatan gigi dan mulut terbesar yang dihadapi yaitu tentang kebersihan gigi dan mulut, salah satu timbulnya masalah kebersihan masalah kebersihan gigi dan mulut karena kurangnya motivasi dari individu itu sendiri, baik motivasi dari dalam maupun motivasi dari luar.berdasarkan hasil pemeriksaan data awal pada lansia Desa Ateuk Blang Asan tingkat kebersihan gigi dan mulut sebesar 60% dengan kategori buruk (4,7) dan lansia kurang memiliki kemauan untuk menyikat gigi disebabkan perasaan tidak nyaman dan sulit perawatan gigi dan mulut di karenakan kelemahan fisik.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi lansia dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan status OHI-S di Desa Ateuk Blang Asan Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar.Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional.dilaksanakan Di Desa Ateuk Blang Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar pada tanggal 05-11 April 2021,pengumpulan data dilakukan dengan Wawancara dan Pemeriksaan Populasi dalam penelitian ini berjumlah 40 orang lansia,umur 46-59 tahun dengan sampel 40 orang menggunakan teknik perposive sampling.Hasil penelitian menunjuk motivasi intrinsik terbanyak pada kategori rendah (70,0%), motivasi ekstrinsik terbanyak pada kategori rendah (72,5%) dan status OHI-S terbanyak pada kategori rendah (55,0%).berdasarkan hasil analisa bivariat dengan uji chisquare menunjukkan ada hubungan antara motivasi intrinsik lansia dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut (p=0,002), dan ada hubungan motivasi ekstrinsik lansia dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut (p=0,002).Dapat disimpulkan ada hubungan antara motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik lansia dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan status OHI-S. diharapkan kepada tenaga kesehatan setempat agar dapat memberikan penyuluhan atau insformasi mengenai pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut lansia serta penyebab dan dampak dari penyakit gigi dan mulut.
Kata Kunci : Motivasi, Kebersihan Gigi Dan Mulut, Status OHI-S
Tidak tersedia versi lain