Karya Tulis Ilmiah
PENGGUNAAN AIR PERASAN SERAI (CYMBOPOGON CITRATUS) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI TERHADAP KEMATIAN LARVA Aedes aegypti TAHUN 2021
PENGGUNAAN AIR PERASAN SERAI (CYMBOPOGON CITRATUS) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI TERHADAP KEMATIAN LARVA AEDES AEGYPTI TAHUN 2021
Nurhanida, Khairunnisa, SKM, M.Kes
1. Mahasiswa Program Studi Sanitasi Lingkungan Program D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Aceh.
2. Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti. Penyakit ini sering muncul sebagai KLB dengan angka kesakitan dan angka kematian yang relatif tinggi.Tanaman serai mengandung cairan kimia yang meliputi geraniol, metil heptenon,terpenterpen dan minyaka atsiri. Berdasarkan uraian tersebut ingin diketahui apakah ada pengaruh dari air perasan serai (cymbopogon citratus) terhadap kematian larva Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah adanya pengaruh air perasan serai dengan konsentrasi 20 ml, 30 ml dan 40 ml terhadap kematian larva Aedes aegypti. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan analisa deskriptif serai yang efektif sebagai bahan pengendalian nyamuk Aedes aegypti. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa air perasan serai dengan konsentrasi 20 ml terdapat kematian rata-rata 3 ekor larva, pada konsentrasi 30 ml terdapat kematian rata-rata 5 ekor larva, dan pada konsentrasi 40 ml terdapat kematian dengan ratarata
6 ekor larva Aedes aegypti. Sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut tentang air perasan serai sebagai insektisida alami.
Kata Kunci : Tanaman Serai, Larva Nyamuk Aedes aegypti
Tidak tersedia versi lain