SKRIPSI
LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN ANEMIA DENGAN ABORTUS PADA KEHAMILAN
LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN ANEMIA DENGAN ABORTUS PADA KEHAMILAN
Dewi1, Adri Idiana2, Yulia Fitri3
INTISARI
Latar Belakang: Data WHO menunjukkan jumlah populasi yang mengalami anemia diseluruh dunia sebesar 83,2% dari 114 negara, sementara di Asia Tenggara mencapai 97,8%. Kejadian anemia pada ibu hamil di Indonesia menempati urutan ke empat bersama dengan Thailand yaitu 30%. Angka ini lebih tinggi dari Malaysia dan Singapura yaitu 27% dan 28%. WHO melaporkan bahwa terdapat 52% ibu hamil mengalami anemia di Negara berkembang. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia adalah 70%, atau 7 dari 10 wanita hamil menderita anemia. Tujuan Penelitian: Untuk melakukan review pada beberapa literature tentang hubungan anemia dengan kejadian abortus pada kehamilan. Metode Penelitian: Desain penelitian menggunakan Literature Review atau tinjauan Pustaka dengan mengumpulkan data dari topik tentang anemia dan kejadian abortus dalam kehamilan. Data bersumber dari penelusuran menggunakan kata kunci: abortus, anemia dan pregnancy melalui databased Scient direct, PubMed dan buku. Hasil Penelitian: Delapan artikel menyebutkan bahwa ada hubungan bermakna antara anemia dengan kejadian abortus. Satu artikel menunjukan hasil penelitian yang berbeda yaitu tidak ada hubungan bermakna antara anemia dengan kejadian abortus. Kesimpulan: Anemia dapat menjadi salah satu sebab kejadian abortus dalam kehamilan, namun tidak selamanya abortus disebabkan karena anemia saat kehamilan.
Kata Kunci: Kehamilan, Anemia, Abortus
1 Mahasiswa Prodi D-IV Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh
Tidak tersedia versi lain