Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH PENAMBAHAN SARI BIT (Beta vulgaris) TERHADAP SIFAT UJI ORGANOLEPTIK KUE SERABI
JURUSAN GIZI POLTEKKES KEMENKES ACEH
Tugas Akhir, Juli 2022
Nawal Azkia
Pengaruh Penambahan Sari Bit (Beta Vulgaris) Terhadap Sifat Uji Organoleptik Kue Serabi
Abstrak
Latar Belakang : Modifikasi kue serabi dengan penambahan sari bit diharapkan dapat menarik
minat konsumen dan meningkatkan nilai gizi karena bit mengandung asam folat dan zat besi yang dapat mencegah terjadinya anemia terutama pada remaja. Peneliti juga berharap produk ini bisa menjadi inovasi dan solusi dari permasalahan anemia di Indonesia saat ini.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh penambahan sari bit (Beta vulgaris) sebanyak 3%, 10%, dan 17% terhadap sifat uji organoleptik kue serabi.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan bersifat eksperimental. Desain penelitiannya adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan 3 kali perlakuan (t) dan 3 kali pengulangan (r).
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa panelis memberikan nilai rata-rata tertinggi dengan
tanggapan suka terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa. Nilai rata-rata tertinggi yang diberikan
oleh panelis pada warna adalah pada perlakuan B (10%) dengan nilai 3,84. Nilai rata-rata tertinggi
yang diberikan oleh panelis pada aroma adalah pada perlakuan A (3%) dengan nilai 3,92. Nilai rata-rata tertinggi yang diberikan oleh panelis pada tekstur adalah pada perlakuan A (3%) dengan
nilai 4,09. Nilai rata-rata tertinggi yang diberikan oleh panelis pada rasa adalah pada perlakuan A (3%) dengan nilai 4,06.
Kesimpulan : Penambahan sari bit (Beta vulgaris) sebanyak 3%, 10%, dan 17% berpengaruh nyata terhadap rasa kue serabi (p value < 0,05), namun berpengaruh tidak nyata terhadap warna,
aroma, dan tekstur (p value > 0,05).
Saran : Sebaiknya sari bit dimasak terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke dalam adonan kue
serabi untuk menghilangkan bau tanah (earthy taste).
Kata Kunci : Bit, Kue serabi, Uji organoleptik
Tidak tersedia versi lain