Text
PENGARUH MENGKONSUMSI MADU ACEH SELATAN TERHADAP TINGKAT KEASAMAN pH SALIVA ANAK KELAS IV DAN V DI SD NEGERI LAMPEUNEURUT KABUPATEN ACEH BESAR
ABSTRAK
Saliva adalah cairan mulut yang dikeluarkan oleh kelenjar ludah. Saliva berperan dalam mencegah penyakit gigi dan mulut salah satu hal yang harus di perhatikan adalah derajat keasaman (pH) saliva. pada pH normal saliva berfungsi mengurangi pertumbuhan bakteri, membantu pertumbuhan sel kulit epitel, mengurangi akumulasi plak dan mengaktifkan kerja enzim. Salah satu tindakan mempertahankan pH saliva yaitu dengan menggunakan madu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mengkonsumsi madu terhadap tingkat keasaman pH saliva anak kelas IV dan V Di SDN Lampeuneurut. Jenis penelitian eksperimen semu/quasi experiment. Penelitian menggunakan Rancangan Pretest-Posttest One Grup. Jumlah populasi 53 siswa, teknik pengambilan sampel dengan total sampling berjumlah 53 siswa, penelitian dilaksanakan tanggal 19 Februari 2022. Analisis data menggunakan uji T test. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa adanya penurunan pH saliva pada anak Sekolah Dasar Negeri Lampeuneurut yang diberikan madu sebelum dan sesudah diberikan madu. Dimana sebelum diberikan madu rata rata atau nilai mean diperoleh 6.58 sedangkan sesudah diberikan madu maka nilai mean pH saliva pada anak Sekolah Dasar Negeri Lampeuneurut Kabupaten Aceh Besar turun menjadi 5.21 dan membuat pH saliva menurun ke asam. Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh mengkonsumsi madu terhadap tingkat keasaman pH saliva anak kelas IV dan V di SDN Lampeuneurut dengan nilai p value .000. Disarankan kepada siswa agar kedepannya lebih rutin mengkonsumsi madu, sehingga dapat menjaga kesehatan terutama pada bagian gigi dan mulut.
Kata Kunci : Saliva, Madu dan Anak Sekolah
Tidak tersedia versi lain