Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP EFEK TOK1SISITAS BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa semen) TERHADAP LARVA (Artemia salina Leach).
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP EFEK TOKSISITAS BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa) TERHADAP LARVA (Artemia salina Leach)
ABSTRAK
Biji jintan hitam merupakan salah satu bagian tanaman dari famili Ranunculaceae yang memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat. Antioksidan mampu menghambat reaksi oksidasi dengan cara mengikat radikal bebas dan molekul yang sangat reaktif sehingga kerusakan sel dapat dicegah dan menekan poliferasi sel kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan ekstraksi terhadap aktivitas toksisitas bijijintan hitam terhadap larva Artemia salina Leach dan untuk menentukan nilai LC50 dari ekstrak etanol biji jintan hitam terhadap larva Artemia salina menggunakan BSLT. Peneitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan ekstrak etanol biji jintan hitam sebagai bahan uji toksisitas larva Artremia salina Leach. Esktrak biji jintan hitam diperoleh dengan metode maserasi dan soxhletasi menggunakan alkohol 96%. Uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality (BSLT) dengan 6 kelompok perlakuan yaitu konsenterasi 1000 ppm, 500 ppm, 250 ppm, 50 ppm, 10 ppm, 0 ppm (kontrol). Setiap kelompok diujikan terhadap 10 ekor larva Artemia salina dengan pengamatan 24 jam setelah perlakuan. Perlakuan tiap kelompok diulang sebanyak 3 kali. Pengamatan dilakukan dengan menghitung larva yang mati selanjutnya dibuat dalam presentase kematian larva dianalisis dengan uji probit untuk mendapatkan nilai LC50. Berdasarkan hasil pengamatan dengan dua jenis ekstraski yaitu maserasi dan soxhletasi maka diperoleh hasil rata rata kematian larva tiap konsenterasi 1000 ppm, 500 ppm, 250 ppm, 50 ppm, 10 ppm, 0 ppm (kontrol) berturut-turut yaitu 8, 7, 5, 3, 2, 0 ekor dengan nilai LC50 173,78 ppm untuk cara maserasi. Sedangkan cara soxletasi memperoleh hasil yang hanya berbeda satu konsenterasi saja dibandingkan konsenterasi lainnya yaitu pada konsenterasi 10 ppm memperoleh rata rata keamatian larva 5 ekor sedangkan untuk konsenterasi lainnya memperoleh hasil yang sama yaitu dengan kematian larva 10 ekor dengan nilai LC50 20,46 ppm. Dari hasil LC50 yang diperoleh kedua jenis ekstraksi di bawah 1000 ppm maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa biji jintan hitam (Nigella sativa) bersifat toksik dan berpotensi sebagai anti kanker. Di antara dua jenis ekstraksi tersebut yang paling efektif mengahsilakn efek toksik yaitu dengan cara soxhletasi.
Kata kunci : Ekstrak etanol Nigella sativa, Toksisitas, Artemia salina Leach, BSLT
Tidak tersedia versi lain