Karya Tulis Ilmiah
ANALISIS KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER DALAM EKTRAK ETANOL DAN ETIL ASETAT DARI DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini) YANG TUMBUH DALAM KAWASAN GEOTHERMAL IE SEUM ACEH BESAR DENGAN METODE GC-MS
ANALISIS KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER DALAM EKTRAK ETANOL DAN ETIL ASETAT DARI DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini) YANG TUMBUH DALAM KAWASAN GEOTHERMAL IE SEUM ACEH BESAR DENGAN METODE GC-MS
ABSTRAK
Daun jamblang diketahui mengandung senyawa kimia seperti alkaloid, flavonoid, resin, tannin, dan minyak atsiri. Kandungan senyawa kimia pada suatu tanaman dipengaruhi beberapa faktor antara lain tempat tumbuh, suhu dan pH tanah. Kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar memiliki suhu dan pH tanah yang berbeda dengan luar kawasan geothermal sehingga dapat mempengaruhi kadar senyawa yang terkandung dalam tumbuhan jamblang (syzygium cumini (L.). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kandungan metabolit sekunder dalam ekstrak etanol
dan etil asetat dari daun jamblang (syzygium cumini) yang tumbuh dalam kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar dengan metode GC MS. Penelitian ini bersifat eksperimental labolatorium. Hasil identifikasi senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak etanol daun jambalang menggunakan GC MS terdapat 28 senyawa dan memiliki 3 senyawa yang dominan yaitu yaitu Ethane, 1,1-diethoxy- (CAS) 1,1-Diethoxye sebesar 24,55%, Acetic acid (CAS) Ethylic acid sebesar 15,46% dan 5 roxymethylfurfural sebesar 12,38%sedangkan dalam ekstrak etil asetat terdapat 32 senyawa dan memiliki 4 senyawa yang dominan yaitu 3Penten-2-one, 4-methyl- (CAS) Mesityl o sebesar 43.17%, 5-Azulenemethanol, 1,2,3,4,5,6,7,8-octahyd sebesar 10,97%, trans-Caryophyllene sebesar 9,07% dan 2Pentanone, 4-hydroxy-4-methyl- (CAS) D sebesar 7,94%.
Kata Kunci :yzygium cumini(L.), geothermal, GC MS
Tidak tersedia versi lain