SKRIPSI
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK UNTUK KOMPOS PADAT OLEH MASYARAKAT DI DESA BIES MULIE KECAMATAN BIES KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2022
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK UNTUK KOMPOS PADAT OLEH MASYARAKAT DI DESA BIES MULIE KECAMATAN BIES KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2022
Amika Fitasari1, Kartini2
1 Mahasiswa Prodi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Sampah atau limbah organik menjadi salah satu permasalahan penting di Indonesia terutama di sekitar perkotaan,di sektor pertanian, di pasar-pasar tradisional dan skala rumah tangga. Pemanfaatan sampah atau limbah organik menjadi sumber energi merupakan salah satu solusi dalam mengatasinya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan sampah organik untuk kompos padat dan mengetahui waktu pengomposan mulai terurai setelah diberikan stater, dan pengamatan struktur bau dan warna.
Jenis penelitian yang digunakan adalah bentuk ekperimental semu (Quasi Eksperimen Study) yaitu meneliti pemanfaatan sampah organik untuk kompos padat yang dilakukan dengan 3 karung perlakuan berisikan masing-masing 20 kg sampah sayur tercacah dengan stater limbah kulit kopi dan 1 karung kontrol berisikan 20 kg sayur tercacah. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif berupa penyajian data dalam bentuk tabel.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pembuatan kompos padat dari sampah organik selama 30 hari dan sudah dilakukan uji laboratorium sampel Kontrol memiliki kandungan N sebesar 5,21%, P sebesar 0,62%, K sebesar 1,94%. Sampel perlakuan 1 memiliki kandungan Nitrogen sebesar 6,04%, P sebesar 1,08%, K sebesar 2,15%. Sampel perlakuan 2 memiliki kandungan N sebesar 6,88%, P sebesar 1,15%, K sebesar 2,91%. Sampel perlakuan 3 memiliki kandungan N sebesar 5,49%, P sebesar 0,68%, K sebesar 3,39%. Dapat disimpulkan bahwa Sampah Organik dapat dimanfaatkan sebagai kompos padat dalam Upaya untuk mengurangi timbulan sampah dan jalan alternatif untuk kesuburan tanah. Dengan demikian, perlakuan 3 dengan stater 3 kg merupakan yang paling bagus dan lebih cepat terurai.
Kata Kunci : Sampah Organik, Kompos , limbah kopi
Tidak tersedia versi lain