SKRIPSI
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA KRUENG SIKAJANG KECAMATAN MANYAK PAYED KABUPATEN ACEH TAMIANG TAHUN 2022
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA KRUENG SIKAJANG KECAMATAN MANYAK PAYED KABUPATEN ACEH TAMIANG TAHUN 2022
Putri Amelia 1, Wiwit Aditama 2
1 Mahasiswa Prodi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan PoltekkesKemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Faktor sanitasi lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi proses tumbuh kembang balita dan memberikan resiko terhadap terjadinya stunting. Buruknya sanitasi lingkungan berdampak secara tidak langsung terhadap kesehatan balita yang pada akhirnya dapat menimbulkan penyakit berbasis lingkungan seperti diare yang akan mempengaruhi status gizinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita.
Metode penelitian ini dilakukan dengan analitik observasional dengan menggunakan design case control. Sampel penelitian ini adalah total populasi balita yang berusia 24-60 bulan dengan jumlah 34 balita yang terdiri dari 17 kasus dan 17 kontrol berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisi data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat.
Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan kebiasaan buang air besar (p-value =0,016), sumber air minum (p-value = 0,045), dan sanitasi dasar rumah tangga (pvalue = 0,046). Penelitian ini dapat disimpulkan semua variabel berhubungan dengan kejadian stunting karena nilai p-value < 0,05.
Disarankan kepada pemerintah maupun masyarakat setempat dapat memperhatikan pentingnya sanitasi lingkungan yang baik sehingga masalah
stunting pada balita dapat teratasi.
Kata Kunci : Sanitasi Lingkungan, Stunting, Balita
Tidak tersedia versi lain