Text
PENGARUH PELATIHAN PENGGUNAAN MODUL ANTROPOMETRI KIT TERHADAP KETERAMPILAN KADER DALAM MENGUKUR ANTROPOMETRI DI PUSKESMAS PANTE CEUREUMEN KABUPATEN ACEH BARAT
PENGARUH PELATIHAN PENGGUNAAN MODUL ANTROPOMETRI KIT TERHADAP KETERAMPILAN KADER DALAM MENGUKUR ANTROPOMETRI DI PUSKESMAS PANTE CEUREUMEN KABUPATEN ACEH BARAT
Lupita Apriliyani Tamara 1, Agus Hendra Al-Rahmad 2
ABSTRAK
Latar Belakang : Status gizi merupakan salah satu indikator tingkat kesehatan di Indonesia yang dapat membantu mendeteksi risiko masalah kesehatan yang dapat diketahui dengan adanya pengukuran antropometri. Pengukuran antropometri yang dilakukan oleh kader di posyandu meliputi pengukuran panjang/tinggi badan, berat badan dan lingkar lengan atas (LiLa).Keterampilan dan keakuratan pengukuran oleh kader sangat penting yang terkait dengan interpretasi status gizi dan pengambilan keputusan serta perencanaan dan penanganan lanjutan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan penggunaan modul antropometri kit terhadap keterampilan kader dalam mengukur antropometri di Puskesmas Pante Ceureumen Kabupaten Aceh Barat.
Metode : Penelitian quasi eksperiment dengan menggunakan desain one group pretest posttest.Sampel diambil sebanyak 25 kader posyandu secara non probability quota sampling. Lokasi penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pante Ceureumen Kabupaten Aceh Barat dengan waktu penelitian pada bulan Mei tahun 2023. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis statistik secara Dependent T-Test (menggunakan uji Wilcoxon) dengan CI 95%.
Hasil : Nilai keterampilan kader dalam mengukur antropometri diperoleh rerata sebelum dan sesudah pelatihan pada pengukuran Panjang Badan (Pre test 8,48 dan post test 19,68) dengan selisih skor 11,2, nilai keterampilan pengukuran Tinggi Badan (pre test 7,92 dan post test 15,48) dengan selisih 7,56, keterampilan pengukuran Berat Badan (pre test 26,28 dan post test 40,88) dengan selisih 14,6 dan keterampilan pengukuran lingkar lengan atas (LiLA) (pre test 7,72 dan
post test 11,4) dengan selisih rerata 3,68 dengan p value = 0,000. Sehingga diperoleh ada pengaruh signifikan pelatihan penggunaan modul antropometri kit terhadap keterampilan kader dalam mengukur antropometri.
Kesimpulan : Terdapat pengaruh pelatihan penggunaan antropometri kit terhadap peningkatan keterampilan kader dalam mengukur PB, TB, BB dan LiLA.
Kata Kunci : Antropometri, Keterampilan, Pelatihan
1 Mahasiswa Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan, Kemenkes, Aceh
2 Dosen Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan, Kemenkes, Aceh
Tidak tersedia versi lain