Karya Tulis Ilmiah
GAMBARAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN SIAP SAJI DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI 24 KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH
GAMBARAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN SIAP SAJI DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI 24 KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH
Hayatullaini¹ Iskandar²
¹Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Latar Belakang : Masalah gizi merupakan salah satu masalah yang belum terselesaikan di Indonesia, mulai dari kekurangan hingga kelebihan berat badan. Obesitas yang terjadi pada anak sekolah disebabkan oleh pola makan yang salah yaitu anak menyukai jajanan yang tinggi lemak dan tinggi gula. Yang disertai dengan kurangnya aktivitas juga mempengaruhi kejadian obesitas. Obesitas merupakan penyakit yang komplek dan multifactorial yang ditandai dengan kelebihan berat badan karena adanya penumpukan
lemak yang berlebihan di dalam tubuh. Makanan siap saji dapat diartikan sebagai makanan yang dapat disajikan dan dikonsumsi dalam waktu yang sesingkat mungkin Tujuan : Untuk mengetahui gambaran kebiasaan konsumsi makanan siap saji pada anak
yang mengalami obesitas, gizi baik, dan gizi kurang di Sekolah Dasar Negeri 24 Banda Aceh
Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain rancangan cross sectional dengan cara pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel 99 orang
Hasil Penelitian : Hasil Penelitian yang diperoleh dari Sekolah Dasar Negeri 24 Banda Aceh menunjukkan bahwasanya anak obesitas yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi fast food yang sering yaitu pada bakso bakar sebanyak 27 anak (100%) dan burger sebanyak 23 anak (85,1%). Pada anak dengan status gizi baik yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi fast food yang sering yaitu telur gulung sebanyak 20 anak (23,8%).Sedangkan untuk anak dengan status gizi kurang tidak ada satu pun kategori fast food
yang sering di konsumsi.
Kesimpulan : Dari 99 sampel menunjukkan bahwasanya anak obesitas yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi fast food yang sering yaitu pada bakso bakar sebanyak 27 anak (100%) dan burger sebanyak 23 anak (85,1%). Pada anak dengan status gizi baik yang
memiliki kebiasaan mengkonsumsi fast food yang sering yaitu telur gulung sebanyak 20 anak (23,8%). Sedangkan untuk anak dengan status gizi kurang tidak ada satu pun kategori fast food yang sering di konsumsi Saran : Perlu mengoptimalkan program pemantauan status gizi anak dengan meningkatkan penyuluhan tentang jajanan sehat supaya anak-anak sekolah tidak jajan semabarangan
Kata Kunci : Makanan Siap Saji, Obesitas, Anak Sekolah Dasar
Tidak tersedia versi lain