Text
PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN ASUPAN PROTEIN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISA DI RSUD DATU BERU KABUPATEN ACEH TENGAH
PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN ASUPAN PROTEIN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISA DI RSUD DATU BERU KABUPATEN ACEH TENGAH
Zakiyah Wardani 1, Nunung Sri Mulyani 2
ABSTRAK
Latar Belakang : Penyakit ginjal kronis adalah kondisi yang terjadi karena
penurunan kemampuan ginjal dalam mempertahankan fungsinya di dalam tubuh.
Penderita ginjal kronis dengan hemodialisa perlu memperhatikan asupan protein
yang dikonsumsi sehari-hari. Penanganan terhadap pasien gagal ginjal kronik
dengan hemodialisa dilakukan untuk mencegah atau mengatasi malnutrisi. Berdasarkan penelitian pendahuluan yang dilakukan pada 10 orang pasien
hemodialisa di RSUD Datu Beru Kabupaten Aceh Tengah menunjukkan bahwa
sebesar 60% pasien masih memiliki pengetahuan yang rendah, sebanyak 70%
asupan protein pasien rendah dan sebanyak 30% pasien mengalami malnutrisi.
Konseling gizi merupakan salah satu intervensi untuk mengatasi masalah
malnutrisi pada pasien hemodialisa.
Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental dan bentuk
One Group Pretest Postest. Sampel adalah pasien rawat inap dengan diagnosa
gagal ginjal kronik yaitu sebanyak 34 orang. Pengumpulan data dilakukan dua
kali melalui wawancara dengan kuesioner dan food recall 1x24 jam. Konseling
gizi dilakukan tiga kali dengan menggunakan media leaflet dan food model.
Hasil : Terjadi peningkatan pengetahuan dan asupan protein pada pasien gagal
ginjal kronik dengan hemodialisa setelah diberikan konseling gizi dengan nilai p
value adalah 0,000 (
Tidak tersedia versi lain