Karya Tulis Ilmiah
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN LABAN (Vitex pubescens Vahl) MUDA DAN TUA DARI KAWASAN GEOTHERMAL IE SEUM ACEH BESAR TERHADAP Staphylococcus aureus
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN LABAN (Vitex pubescens Vahl) MUDA DAN TUA DARI KAWASAN GEOTHERMAL IE SEUM ACEH BESAR TERHADAP Staphylococcus aureus
ABSTRAK
Tumbuhan laban (Vitex pubescens Vahl) merupakan tumbuhan yang berkhasiat obat. Secara empiris digunakan untuk mengobati bisul dan jerawat. Daun laban diketahui mengandung beberapa senyawa kimia yang mempunyai potensi sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun laban muda dan tua dari kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dalam 3 perlakuan yaitu aquades (P1), ekstrak daun laban muda (P1) serta ekstrak daun laban tua (P2) dan masing-masing 5 ulangan. Uji mikrobiologi menggunakan metode difusi cakram. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun laban muda dan tua mengandung senyawa yaitu alkaloid, steroid, terpenoid, flavonoid, dan fenolik. Hasil uji ANOVA (Analysis of Variance menunjukkan bahwa ekstrak daun laban muda dan tua dari kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar sangat berpengaruh dalam menghambat Staphylococcus aureus (P=0,000). Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa rata-rata diameter zona hambat yang paling besar adalah ekstrak daun muda (10,80 mm) dan berbeda nyata dengan ekstrak daun tua (8,50 mm). Ekstrak daun laban dari kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar dapat
menghambat Staphylococcus aureus.
Kata kunci : Vitex pubescens Vahl, geothermal, antibakteri, Staphylococcus aureus
Tidak tersedia versi lain