Repository Unit Perpustakaan Terpadu

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT MELINJO HIJAU DAN MERAH (Gnetum gnemon L) TERHADAP Staphylococcus aureus
Penanda Bagikan

Karya Tulis Ilmiah

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT MELINJO HIJAU DAN MERAH (Gnetum gnemon L) TERHADAP Staphylococcus aureus

DIVA NADIA HUMAIRA - Nama Orang;

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT MELINJO HIJAU DAN MERAH (Gnetum gnemon L) TERHADAP Staphylococcus aureus

ABSTRAK

Seiring dengan meningkatnya resistensi bakteri di dunia kesehatan, maka perlu adanya penemuan obat baru. Kulit melinjo memiliki komponen senyawa bioaktif yang diduga berpotensi sebagai antibakteri.`Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan perbedaan kemampuan daya hambat ekstrak etanol kulit melinjo hijau dan merah (Gnetum gnemon L) terhadap
Staphylococcus aureus. Penelitian ini bersifat eksperimental, uji antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dalam 3 perlakuan yaitu Aquades (P0), Ekstrak etanol kulit melinjo hijau (P1) dan Ekstrak etanol kulit melinjo merah (P2) dengan masing-masing 6 kali ulangan. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak etanol kulit melinjo hijau dan merah mengandung senyawa alkaloid, steroid, terpenoid, flavonoid, fenolik dan tanin. Hasil uji ANOVA (Analysis of Variance) menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit melinjo hijau dan merah sangat berpengaruh dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus (P=0,000). Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa rata-rata diameter zona hambat yang paling besar adalah ekstrak kulit melinjo hijau (15,9 mm) dan berbeda nyata dengan ekstrak kulit melinjo merah (10 mm). Ekstrak kulit melinjo hijau dan merah dapat
menghambat Staphylococcus aureus.

Kata kunci : Antibakteri, Gnetum gnemon L, Staphylococcus aureus


Ketersediaan
#
Pustaka Poltekkes Aceh (615 FARMASI) 615 DIV p
KTID33923022
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
KTI MAHASISWA PRODI DIII FARMASI
No. Panggil
615 DIV p
Penerbit
Aceh Besar : Prodi DIII Farmasi Poltekkes Aceh., 2023
Deskripsi Fisik
xi, 42 hal, 43-73 lamp, 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
615 DIV p
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Karya Tulis Mahasiswa DIII Farmasi
Pharmacy
Info Detail Spesifik
KTI MAHASISWA PRODI DIII FARMASI
Pernyataan Tanggungjawab
DIVA NADIA HUMAIRA
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT MELINJO HIJAU DAN MERAH (Gnetum gnemon L) TERHADAP Staphylococcus aureus
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Unit Perpustakaan Terpadu
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?