Text
PEMANFAATAN CANGKANG KERANG TIRAM SEBAGAI KOAGULAN ALAMI DALAM MENURUNKAN KADAR TDS (Total Dissolved Solid) DAN KEKERUHAN PADA AIR SUMUR
PEMANFAATAN CANGKANG KERANG TIRAM SEBAGAI KOAGULAN ALAMI DALAM MENURUNKAN KADAR TDS (Total Dissolved Solid) DAN KEKERUHAN PADA AIR SUMUR
Annur Ramadhan Dwiarsha1, Zulfikar2
1Mahasiswa Prodi Sanitasi Lingkungan Program Terapan Poltekkes Kemenkes Aceh
2Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Air sumur adalah sumber air yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, air sumur sering mengandung kadar Total Dissolved Solid (TDS) yang tinggi dan memiliki kekeruhan yang mengganggu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pemanfaataan serbuk cangkang kerang tiram sebagai koagulan dalam menurunkan kadar TDS dan kekeruhan air sumur dengan variasi dosis (25mg, 50 mg, 75 mg, 100 mg, 125 mg). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen. Data dianalisis
menggunakan uji One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji LSD.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dosis 25 mg menghasilkan rata-rata penurunan TDS tertinggi, yaitu 593,25 mg/l (10,78%). Pada kekeruhan, dosis 25 mg memberikan rata-rata penurunan tertinggi, yaitu 243,75 NTU (29,14%). Hasil uji One Way Anova menunjukkan bahwa ada pengaruh dalam penurunan kadar kekeruhan air sumur pada air sumur (p = 0,000). Tidak ada pengaruh dalam penurunan TDS pada air sumur (p = 0,055). Hasil uji LSD menunjukkan bahwa pada dosis 25 mg adalah dosis yang paling efektif dalam menurunkan kekeruhan.Dapat disimpulkan bahwa dosis serbuk cangkang kerang tiram yang paling efektif air sumur adalah 25 mg. Dosis ini menghasilkan penurunan kekeruhan yang paling efektif ibandingkan dengan dosis koagulan lainnya. Dapat disarankan bahwa penggunaan dosis 25 mg merupakan dosis yang tepat dalam menurunkan kadar kekeruhan pada air sumur.
Kata kunci: Air Sumur, Serbuk, Cangkang Kerang Tiram, TDS, Kekeruhan,
Tidak tersedia versi lain