Karya Tulis Ilmiah
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN SALEP KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (Piper betle L) DAN DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Tenor) Steenis) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN SALEP KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (Piper betle L) DAN DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Tenor) Steenis) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus
ABSTRAK
Daun sirih (Piper betle L) dan daun binahong (Anredera cordifolia (Tenor) Steenis) merupakan tumbuhan yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan obat tradisional. Kedua daun ini telah terbukti memiliki khasiat sebagai
antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kombinasi ekstrak daun sirih dan daun binahong yang dapat diformulasikan menjadi sediaan salep yang baik, dan untuk mengetahui kemampuan sediaan salep serta perbandingan sediaan salep kombinasi ekstrak etanol daun sirih dan daun binahong yang paling baik dalam menghambat bakteri taphylococcus aureus. Penelitian ini bersifat eksperimental yang dilakukan di laboratorium. Pada Uji organoleptis salep diperoleh salep berbentuk semi padat dengan F1 berwarna putih, dan bau khas basis salep. F2 berwarna hijau tua pekat, dan berbau khas ekstrak daun sirih dan binahong. F3 berwarna hijau tua kecoklatan, dan bau khas ekstrak daun sirih. Dan F4 berbentuk berwarna hijau lumut muda, dengan bau khas ekstrak daun binahong. Uji homogenitas sediaan salep diperoleh salep bersifat homogen. Hasil uji pH salep yang diperoleh berkisar antara 4,5-4,8. Uji daya sebar salep yang diperoleh berkisar antara 5,1-5,5. Uji iritasi salep yang diperoleh tidak adanya iritasi pada kulit setelah salep dioleskan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dalam 6 perlakuan dan 4 kali pengulangan. Dari data hasil uji aktivitas antibakteri sediaan salep menunjukkan bahwa salep dengan kombinasi ekstrak etanol daun sirih dan daun binahong dapat menghambat bakteri Staphylococcus aureus, dengan rata-rata diameter zona hambat terbaik adalah sediaan salep F3 yaitu kombinasi ekstrak etanol daun sirih dan daun binahong (2:1) dengan diameter zona hambat 28,56 mm.
Kata Kunci : Daun Sirih, Daun Binahong, Salep, Staphylococcus aureus
Tidak tersedia versi lain