Karya Tulis Ilmiah
AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK BUAH LABAN (Vitex pubescens Vahl) DARI DALAM DAN LUAR KAWASAN GEOTHERMAL IE SUUM ACEH BESAR TERHADAP Candida albicans
AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK BUAH LABAN (Vitex pubescens Vahl) DARI DALAM DAN LUAR KAWASAN GEOTHERMAL IE SUUM ACEH BESAR TERHADAP Candida albicans
ABSTRAK
Provinsi Aceh banyak memiliki daerah geothermal (panas bumi) yang merupakan potensi lokal Aceh. Daerah geothermal yang ada di daerah Aceh salah satunya yaitu mata air panas Ie Suum, mata air panas ini terletak di Desa Ie Suum Kecamatan
Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Keanekaragama vegetasi tumbuhan pada daerah Ie Suum tergolong kedalam katagori tinggi dikarenakan tumbuhan yang dapat beradaptasi dengan kondisi fisik-kimia lingkungan yang tinggi, di kawasan dalam geothermal Ie Suum terdapat beberapa vegetasi dan salah satunya adalah laban atau bak mane. Buah laban (Vitex pubescens Vahl) mengandung flavonoid, alkaloid, polifenol dan terpenoid yang merupakan senyawa anti mikroba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah buah laban dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu aquadest (P0), ketokonazol (P1), ekstrak buah laban didalam kawasan geothermal (P2), ekstrak buah laban diluar kawasan geothermal (P3). Hasil uji mikrobiologi diperoleh rata-rata diameter zona hambat Candida albicans pada ketokonazol yaitu (42,16 mm), sedangkan pada ekstrak buah laban di dalam maupun di luar kawasan geothermal tidak terbentuk zona hambat. Kesimpulan ekstrak etanol buah laban tidak memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans.
Kata kunci : Antijamur, Vitex pubescens Vahl, Geothermal, Candia albicans.
Tidak tersedia versi lain