Text
Publikasi Penelitian Nasional Mandiri : Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi Corona Virus Diseases-19 (Covid-19)
ABSTRAK
Strategi pemerintah untuk mengurangi penularan COVID-19 adalah dengan vaksinasi yang menimbulkan Kejadian Pasca Ikutan Imunisasi (KIPI). Jumlah kasus Covid-19 semakin meningkat dikarenakan penularan yang
cepat dan menginfeksi banyak orang. Banyak masyarakat yang tidak mau divaksinasi karena takut akan dampak yang timbul setelah vaksinasi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui KIPI yang dialami masyarakat yang sudah melakukan divaksinasi COVID-19. Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan cross-sectional. Subjek 110 orang yang telah divaksin COVID-19. Penelitian melalui dengan menggunakan instrumen penelitian yang diedarkan melalui google-form. Pengumpulan data dilakukan di Kota Langsa, Aceh dari 2 Juni s/d 10 Juni 2022 dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif. Jenis KIPI yang alami oleh responden setelah vaksinasi tahap I dari 203 responden mayoritas responden tidak mengalami demam 116 orang (57,14%), tidak mengalami kelelahan 168 orang (82,76%), tidak sakit kepala 162 orang (79,80%), tidak mengalami mual 182 orang (89,66%), mayoritas mengalami nyeri otot sebanyak 108 orang (53,20%), mayoritas mengalami mengantuk 110 orang (54,19%) dan tidak mengalami sakit lengan sebanyak 125 orang (61,58%). Dari total responden 203 orang yang telah vaksin tahap II mayoritas juga tidak mengalami demam sebanyak 181 orang (89,16%), tidak mengalami kelelahan sebanyak 185 orang (91,13%), tidak mengalami mual sebanyak 187 orang (92,12%), tidak nyeri otot sebanyak 138 orang (67,98%). Untuk parameter mengantuk, mayoritas responden mengatakan mengalami mengantuk sebanyak 129 orang (63,55%) dan untuk sakit lengan sebanyak 147 orang(72,41%). Gambaran kejadian ikutan pasca vaksinasi COVID-19 di Kota Langsa umumnya adalah nyeri otot dan mengantuk untuk responden yang vaksin tahap I dan KIPI untuk responden setelah vaksinasi tahap II adalah mengantuk dan sakit lengan. Perlu penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih banyak dan menyertakan jenis/merk dagang vaksinasi COVID-19. Direkomendasikan untuk dilakukan penelitian sejenis dengan lokasi penelitian berbeda dengan jumlah responden yang lebih banyak.
Keywords: COVID-19, Efek Samping, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain