0,05), aroma (p value 0,944 > 0,05), rasa (p value 0,944 > 0,05), tekstur (p value 0,976 > 0,05), dan kadar abu (p value 0,435 > 0,05). Namun, berpengaruh nyata terhadap kadar air (p value 0,000 < 0,05), kadar protein (p value 0,001 < 0,05), kadar lemak (p value 0,012 < 0,05), dan kadar karbohidrat (p value 0,015 < 0,05). Kesimpulan: Berpengaruh tidak nyata terhadap warna, aroma, rasa, tekstur, dan kadar abu pada food bar tepung jagung dan kacang tanah, namun berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar protein, kadar lemak, dan kadar karbohidrat. Saran: Diharapkan pada penelitian lanjutan bahan kacang tanah diganti dengan tepung kacang tanah, menggunakan gula halus lebih banyak, dan menambah jumlah bahan makanan yang mengandung lemak tinggi. Kata kunci: Food Bar, Kacang Tanah, Pangan Darurat, Tepung Jagung"" />
SKRIPSI
Pengaruh Campuran Tepung Jagung dan Kacang Tanah Terhadap Daya Terima dan Sifat Kimia Food Bar Sebagai Pangan Darurat
ABSTRAK
"Latar belakang: Bencana alam mengakibatkan sumber pangan sulit didapat sehingga diperlukan pangan darurat dalam memenuhi energi dan zat gizi korban. Pangan darurat harus memiliki daya terima yang baik, zat gizi tinggi, mudah didistribusikan, praktis dikonsumsi dan memiliki daya simpan lama. Food bar dapat dijadikan sebagai salah satu produk pangan darurat karena memiliki syarat tersebut. Tepung jagung dan kacang tanah merupakan pangan lokal yang memiliki banyak sumber zat gizi sehingga dapat digunakan dalam pembuatan food bar.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh campuran tepung jagung dan kacang tanah terhadap daya terima dan sifat kimia food bar sebagai pangan darurat.
Metode penelitian: Penelitian ini bersifat Eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial. Uji organoleptik dan analisis kimia dengan analisa univariat secara deskriptif dan uji bivariat dengan uji ANOVA dan uji lanjut Duncan.
Hasil penelitian: Pengaruh campuran tepung jagung dan kacang tanah berpengaruh tidak nyata terhadap warna (p value 0,938 > 0,05), aroma (p value 0,944 > 0,05), rasa (p value 0,944 > 0,05), tekstur (p value 0,976 > 0,05), dan kadar abu (p value 0,435 > 0,05). Namun, berpengaruh nyata terhadap kadar air (p value 0,000 < 0,05), kadar protein (p value 0,001 < 0,05), kadar lemak (p value 0,012 < 0,05), dan kadar karbohidrat (p value 0,015 < 0,05).
Kesimpulan: Berpengaruh tidak nyata terhadap warna, aroma, rasa, tekstur, dan kadar abu pada food bar tepung jagung dan kacang tanah, namun berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar protein, kadar lemak, dan kadar karbohidrat.
Saran: Diharapkan pada penelitian lanjutan bahan kacang tanah diganti dengan tepung kacang tanah, menggunakan gula halus lebih banyak, dan menambah jumlah bahan makanan yang mengandung lemak tinggi.
Kata kunci: Food Bar, Kacang Tanah, Pangan Darurat, Tepung Jagung"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain