Text
Hubungan Pengetahuan Masyarakat yang Mengkonsumsi Menyirih Dengan Penyakit Periodontal Di Desa Mesjid Tongpudeng Kecamatan Titieu Kabupaten Pidie
Hubungan Pengetahuan Masyarakat yang Mengkonsumsi Menyirih Dengan Penyakit Periodontal Di Desa Mesjid Tongpudeng Kecamatan Titieu Kabupaten Pidie
Lisa Nurhajarah
nurhajarahl@gmail.com
Mahasiswa prodi D-IV Terapan Gigi program Sarjana Terapan Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh.
ABSTRAK
Keshatan gigi dan mulut yang bermasalah atau tidak sehat dapat mengganggu fungsi bicara, mengunyah,serta fungsi estetika yang terdampak pada aktifitas seseorang. Efek negatif dari menyirih terhadap gigi dan gingiva yaitu dapat menyebabkan timbulnya stain, dan penyakit periodontal. Pada mukosa mulut dapat menyebabkan timbulnya lesi lesi, oral hygine yang buruk dan dapat menyebabkan atropi pada mukosa lidah. Kebiasaan dari mengunyah sirih mempunyai beberapa efek yang sangat merugikan oleh karena itu menggunakan kapur dalam ramuan sirih menyebabkan suasana basah dalam mulut sehingga dapat terjadinya penumpukan kalkulus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat yang menyirih dengan penyakit periodontal di desa mesjid tongpudeng kecamatan titieu kabupaten Pidie. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu dalam masyarakat yang berusia 30 tahun keatas yang mempunyai pengetahuan menyirih di desa mesjid tongpudeng kecamatan titieu kabupaten Pidie. Sampel dalam penelitian ini yaitu 46 responden yang mempunyai pengetahuan menyirih di desa mesjid tong pudeng kecamatan titieu kabupaten Pidie. Teknik pengambilan sampel penelitian yang digunakan adalah sampel jenuh. Data di analisis menggunakan uji chi square dengan nilai sigfikansi 0.05. hasil penelitian ini bahwa ada hubungan pengetahuan masyarakat yang mengkonsumsi menyirih dengan penyakit periodontal di desa mesjid tongpudeng kecamatan titie kabupaten Pidie (p
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain