SKRIPSI
Hubungan Peran Orang Tua Dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Pada Anak Tuna Grahita di SLB BUKESRA Banda Aceh
Hubungan Peran Orang Tua Dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Pada Anak Tuna Grahita di SLB BUKESRA Banda Aceh 3
ABSTRAK
RIZKI NASMA 1
Email: rizkinasma394@gmail.com
1 Mahasiswa prodi Sarjana Terapan Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Latar Belakang: Anak-anak tunagrahita memiliki kondisi kognitif dan fisik yang berbeda, sering menghadapi tantangan dalam belajar, berpikir, berbicara, dan melakukan kegiatan sehari-hari. Berdasarkan pemeriksaan terhadap 10 anak tunagrahita, ditemukan bahwa 80% berada dalam kategori buruk dengan rata-rata 7-8 gigi yang mengalami karies. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara peran orangtua dan status kebersihan gigi anak tunagrahita. Metode Penelitian: Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 39 orangtua dan anak tunagrahita di SLB Bukesra Banda Aceh sebagai sampel, diambil melalui metode Total Sampling. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki status kebersihan gigi sedang (69.2%), dengan 25.6% dalam kategori buruk dan hanya 5.1% yang dalam kategori baik. Analisis chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara peran orangtua sebagai edukator dan status kebersihan gigi anak (Pearson Chi-Square = 10.029, p = 0.007). Selain itu, peran orangtua sebagai motivator juga berhubungan signifikan dengan kebersihan gigi anak (Pearson Chi-Square = 13.798, p = 0.001). Namun, peran orangtua sebagai fasilitator tidak menunjukkan hubungan signifikan secara statistik (Pearson Chi-Square = 4.520, p = 0.104), meskipun linear-by-linear association menunjukkan adanya pengaruh (p = 0.038). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikansi antara peran edukatif dan motivasi orangtua terhadap kebersihan gigi anak tunagrahita, sedangkan peran fasilitator tidak tedapat hubungan secara signifikansi terhadap kebersihan gigi anak tunagrahita. Saran: edukasi secara berkala perlu dilakukan terus menerus agar dapat anak paham dan terbiasa terhadap menjaga kesehatan gigi dan mulut nya dan Intervensi yang melibatkan edukasi dan
motivasi oleh orangtua dapat dilakukan juga guna meningkatkan kesadaran dan kebiasaan menjaga kebersihan gigi pada anak tunagrahita. Kata Kunci: Anak tunagrahita, Karies gigi, Kebersihan gigi dan mulut, Peran orangtua
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain