SKRIPSI
Pengaruh Penambahan Campuran Tepung Kacang Merah dan Biji Duriamn Terhadap Daya Terima Biskuit MP-ASI
Pengaruh Penambahan Campuran Tepung Kacang Merah dan Biji Duriamn Terhadap Daya Terima Biskuit MP-ASI
Fahrisya Syifaul Putri
Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh 1, Rachmawati 2
ABSTRAK
Latar Belakang : Pemberian biskuit MP-ASI dapat melatih keterampilan makan balita
dengan metode baby led weaning (bayi memilih sendiri semua makanannya) menggunakan bentuk makanan finger food (makanan yang dapat dipegang). Biskuit dengan penambahan campuran tepung kacang merah dan tepung biji durian merupakan salah satu bentuk pengolahan MPASI yang dapat memberi kebutuhan nutrisi terutama protein, kalsium, dan fosfor yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan balita.
Tujuan : Untuk mengukur pengaruh penambahan tepung kacang merah dan tepung biji
durian serta daya terima pada biskuit MP-ASI balita
Metode : Penelitian eksprerimental menggunakan percobaan rencangan acak lengkap
(RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Variabel yang diteliti dalam penelitian
ini adalah uji organoleptik dan uji kimia pada biskuit dengan penambahan campuran
tepung kacang merah dan tepung biji durian.
Hasil : Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa formulasi biskuit MP-ASI dengan
penambahan campuran tepung kacang merah dan tepung biji durian sebanyak 30% (F1)
lebih disukai panelis pada parameter warna, rasa, aroma, dan tekstur daripada 40% (F2),
dan 50% (F3). Hasil uji proksimat biskuit MP-ASI menunjukkan bahwa kadar abu, kadar
protein, dan kadar karbohidrat sudah memenuhi syarat biskuit MP-ASI. Sedangkan kadar
air, kadar lemak, dan kadar serat belum memenuhi SNI biskuit.
Kesimpulan : Penambahan campuran tepung kacang merah dan tepung biji durian
terhadap biskuit berpengaruh nyata terhadap tekstur biskuit yang dihasilkan dengan Pvalue
< 0,05, dan tidak berpengaruh nyara terhadap warna, rasa, dan aroma biskuit MP-ASI
yang dihasilkan. Berdasarkan uji proksimat biskuit MP-ASI, kadar protein, karbohidrat,
dan kadar abu sudah memenuhi syarat biskuit MP-ASI. Sedangkan kadar air, kadar lemak,
dan kadar serat belum memenuhi SNI biskuit.
Kata Kunci : Biskuit, uji organoleptik, uji kimia
1 Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh. E-mail : fahrisyah2002@gmail.com
2 Dosen Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes, Aceh. E-mail : rachma_gz@yahoo.com
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain