SKRIPSI
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG PISANG MONYET (Musa acuminata var. alasensis) PADA PEMBUATAN COOKIES SEBAGAI KUDAPAN BAGI REMAJA
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG PISANG MONYET (Musa Acuminata Var. Alasensis) PADA PEMBUATAN COOKIES SEBAGAI KUDAPAN BAGI REMAJA
Indah Putri Arisda1, Abdul Hadi2
ABSTRAK
Latar Belakang: Kebutuhan gizi remaja penting untuk pertumbuhan dan aktivitas fisik, tetapi kebiasaan makan mereka sering dipengaruhi oleh makanan siap saji yang
banyak mengandung tepung. Salah satu yang populer di kalangan remaja adalah cookies yang biasanya menggunakan tepung terigu impor. Untuk mengurangi ketergantungan tepung terigu, alternatif yang digunakan adalah tepung dari bahan pangan lokal seperti pisang monyet yang kaya gizi, sehingga menghasilkan kudapan bernutrisi tinggi sesuai kebutuhan kalori harian remaja.
Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana analisis kimia dan kualitas organoleptik Cookies dengan substitusi tepung pisang monyet sebagai kudapan bagi remaja.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental dengan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Analisis data menggunakan analisis uji Anova.
Hasil Penelitian: Substitusi tepung pisang monyet dengan proporsi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap aspek aroma, tekstur, rasa, karbohidrat, protein, serat
dan kadar abu dengan (p value < 0,05). Substitusi tepung pisang monyet dengan proporsi yang berbeda berpengaruh tidak nyata terhadap aspek warna, lemak, dan kadar air dengan (P value > 0,05). Rata-rata panelis memberikan penilaian agak suka terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa pada cookies.
Kesimpulan: Substitusi tepung pisang monyet dengan proporsi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap aspek aroma, tekstur, rasa, karbohidrat, protein, serat dan kadar abu dengan (p value < 0,05). Substitusi tepung pisang monyet dengan proporsi yang berbeda berpengaruh tidak nyata terhadap aspek warna, lemak, dan
kadar air dengan (P value > 0,05). Rata-rata panelis memberikan penilaian agak suka terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa pada cookies. Hasil analisis kimia cookies yang paling mendekati SNI adalah cookies dengan substitusi tepung pisang monyet 75 g (F3).
Saran: Untuk pembuatan tepung pisang, sebaiknya pisang dikeringkan dalam satu hari untuk mencegah kelembaban dan jamur. Diharapkan ada penelitian lebih lanjut
mengenai kandungan kalsium, asam folat, fe, dan zat gizi mikro lainnya dalam formulasi cookies.
Kata kunci : cookies, kudapan, tepung pisang monyet
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain