Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH PENGGUNAAN BUFFER p H 7 SEBAGAI PELARUT ANTOSIANIN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) YANG DIGUNAKAN SEBAGAI PEWARNA ALTERNATIF SEDIAAN APUSAN DARAH TEPI (SADT)
ABSTRAK
Latar Belakang : Pemeriksaan apusan darah tepi merupakan prosedur yang dibuat dengan cara meneteskan darah kapiler atau vena pada kaca benda kemudian diwarnai. Sediaan apusan darah tepi (SADT) digunakan untuk
membantu menilai morfologi berbagai jenis sel darah seperti eritrosit, leukosit dan trombosit serta menghitung jumlah dan jenis leukosit. Teknik pewarnaan yang umum digunakan untuk SADT yaitu Giemsa, karena ketahanan hasil zat warna giemsa lebih baik dan hasil pewarnaan lebih jelas. Kandungan giemsa yaitu methylen blue, eosin, dan azure B bersifat tidak mudah terurai dan menimbulkan limbah yang berbahaya (toxic) serta mudah terbakar (flameable) maka oleh karna itu diperlukan pewarnaan alternatif seperti antosianin dari bunga telang (Clitoria ternatea L).
Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh penggunaan buffer pH 7 sebagai pelarut antosianin bunga telang (Clitoria ternatea L) yang digunakan sebagai pewarna alternatif SADT.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode eksperimental quasi adanya perlakuan penggunaan buffer pH 7 sebagai pelarut antosianin bunga telang (Clitoria ternatea L) sebagai pewarna alternatif sediaan apusan darah tepi (SADT).
Hasil Penelitian : Hasil penelitian dari pemanfaatan antosianin bunga telang (Clitoria ternatea L) sebagai pewarna alami SADT menunjukkan terlihat hasilnya bahwa morfologi sediaan darah tepi (SADT) tidak menyerap zat warna bunga telang sehingga morfologi sel darah tidak terlihat dengan jelas. Sampel darah pada penelitian ini diperoleh dari mahasiswa TLM angkatan 2021 sebanyak 1 orang.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan buffer pH 7 tidak dapat digunakan sebagai pelarut antosianin bunga telang (Clitoria ternatea L) yang digunakan sebagai
pewarna alternatif SADT dan tidak dapat mengamati morfologi sediaan darah dan tidak menyerap zat warna bunga telang (Clitoria ternatea L) sehingga sel darah tidak terlihat dengan jelas.
Kata Kunci : SADT, Bunga telang (Clitoria ternatea L), Antosianin.
Referensi : 30 Jurnal, 5 Buku.
Tahun : 2007-2023.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain