Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH EKSTRAK DAUN SENGGANI (Melastoma malabathricum) SEBAGAI REPELLENT NYAMUK Aedes aegypti PENYEBAB PENYAKIT DBD
ABSTRAK
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang serius disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Upaya pencegahan penularan DBD sangat penting dilakukan. Maka dari itu perlu untuk
mencegahnya, salah satu cara yang efektif adalah menggunakan repellent alami. Tanaman yang mengandung senyawa aktif seperti saponin, flavonoid, tanin, dan alkaloid yang dapat berfungsi sebagai repellent alami. Daun Senggani (Melastoma malabathricum) adalah salah satu tanaman yang diketahui mengandung senyawa aktif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari ekstrak daun senggani dalam mencegah gigitan nyamuk Aedes aegypti pada berbagai konsentrasi, yaitu 10%, 15%, dan 20%. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang melibatkan perlakuan terhadap variabel independen (konsentrasi ekstrak daun Senggani) dan pengukuran dampaknya pada variabel dependen (jumlah nyamuk yang hinggap). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi 10% jumlah nyamuk yang hinggap pada tangan yaitu 50%, dan pada konsentrasi 15% jumlah nyamuk hinggap 25%, jumlah nyamuk paling rendah hinggapnya pada konsetrasi 20% dengan jumlah nyamuk yang hinggap 10%. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak daun Senggani pada konsentrasi ini efektif sebagai repellent nyamuk Aedes aegypti. Pada penelitian ini didapatkan hasil dari ekstrak daun Senggani efektif digunakan sebagai repellent alami karna kandungan zat aktif seperti saponin, flavonoid, tanin, dan alkaloid dalam daun senggani dapat mengurangi jumlah nyamuk yang hinggap, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pencegahan DBD.
Kata Kunci : Daun Senggani, Aedes aegypti, Repellent, DBD.
Sumber Bacaan : 3 Buku, 5 KTI, 25 Jurnal.
Tahun : 2015-2024.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain