SKRIPSI
Pengaruh Penambahan Tepung Biji Nangka dan Tepung Kacag Hijau Terhadap Daya Terima Dan Kandungan Gizi Cookies Sebagai Pangan Darurat Bencana
Pengaruh Penambahan Tepung Biji Nangka dan Tepung Kacag Hijau Terhadap Daya Terima Dan Kandungan Gizi Cookies Sebagai Pangan Darurat Bencana
Hilali Misla 1 , Rosi Novita 2
ABSTRAK
Latar belakang : Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana alam. Keberadaan pangan darurat dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi masalah gizi pada kondisi darurat. Pangan darurat yang dapat disajikan dalam bentuk praktis salah satunya adalah cookies. Penambahan tepung kacang hijau pada cookies berfungsi untuk
menambah kandungan gizi karena mengandung protein dan asam folat yang tinggi. Tepung biji nangka memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bahan cookies pangan darurat karena kandungan antioksidan yang tinggi dapat menjaga daya tahan tubuh pada masa tanggap darurat.
Tujuan : Pengembangan produk cookies dengan penambahan tepung biji nangka dan tepung kacang hijau sebagai pangan darurat bencana.
Metode penelitian : Penelitian ini bersifat eksperimental, dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial dengan 3 perlakuan dan pengulangan 3 kali. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah sifat organoleptik yaitu uji hedonik oleh panelis agak terlatih sebanyak 30 orang. Pada uji kimia dilakukan uji kadar air, kadar abu, karbohidrat, protein, dan lemak yang dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Program Studi Peternakan Universitas Syiah Kuala. Uji hedonic dilaksanakan di Laboratorim Teknologi Pangan Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Aceh.
Hasil : hasil uji organoleptik cookies terhadap warna pada ketiga formula cookies panelis memberikan nilai suka, pada rasa cookies 13% panelis memberikan nilai suka dan cookies 20% dan 27% panelis memberikan nilai agak suka. Aroma cookies 13% dan 27% panelis memberikan nilai suka dan cookies 20% panelis memberikan nilai suka. Tekstur
cookies 13% dan 20% panelis memberikan nilai suka dan 27% panelis memberikan nilai agak suka. Hasil uji kimia menunjukan rata-rata kadar air cookies dari tiga perlakuan adalah 8,39%, kadar abu 1,04%, protein 4,83%, lemak 3,12%, dan karbohidrat 80,85%.
Kesimpulan : kandungan protein dan lemak pada cookies dengan penambahan tepung biji nangka dan tepung kacang hijau belum dapat memenuhi syarat pangan darurat sedangkan kandungan karbohidrat sudah memenuhi syarat pangan darurat
Saran : Perlunya penelitian lanjutan dengan penambahan bahan pangan lainnya untuk meningkatkan kadar protein dan lemak agar cookies dapat memenuhi syarat pangan darurat.
Kata kunci : pangan darurat, cookies, tepung biji nangka, tepung kacang hijau.
1 Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain