SKRIPSI
ANALISIS SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK PADA BOLU YANG DISUBTITUSIKAN TEPUNG BEKATUL
Analisis Sifat Kimia Dan Organoleptik Pada Bolu Yang Disubtitusikan Tepung Bekatul
Heru Fajar
V BAB + Halaman 38, 5 Tabel, 2 Gambar, 3 Lampiran
ABSTRAK
Latar Belakang: Penggunaan bekatul sebagai bahan substitusi dalam pembuatan bolu merupakan
salah satu upaya peningkatan nilai ekonomi bekatul yang merupakan hasil samping hasil pertanian. Penggunaan bekatul dalam pembuatan bolu akan meningkatkan kadar dietary fiber yang bermanfaat untuk kesehatan.
Tujuan : Untuk mengetahui analisis sifat kimia dan organoleptik pada bolu yang disubtitusikan tepung bekatul.
Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan percobaan yang
digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Variabel
yang diteliti dalam penelitian ini adalah uji organoleptik dan uji kimia dengan metode proksimat. Lokasi penelitian di Laboratorium Teknologi Pangan Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Aceh dan Analisis Sifat Kimia di Laboratorium Analisis Pangan Makanan Fakultas Pertanian Unsyiah Syiah Kuala.
Hasil Penelitian: Substitusi tepung bekatul berpengaruh tidak nyata terhadap warna bolu bekatul karena p value (0,090), sedangkan uji organoleptik pada rasa berpengaruh sangat nyata karena (0,000), aroma (0,002) dan tekstur (0,000). Hasil sifat kimia yaitu Nilai paling tinggi pada kadar air (F2), kadar abu (F3), kadar protein (F3), kadar lemak kasar pada perlakuan tanpa Penambahan, kadar serat kasar (F2),kadar karbohidrat bolu (F2).
Kesimpulan: Substitusi bolu tepung bekatul terhadap warna yaitu pada perlakuan (K) dengan nilai tertinggi didapatkan nilai 4,18. Sedangkan rasa pada perlakuan FA yaitu 4,12, pada aroma terdapat pada perlakuan FC (4,11). Pada tekstur terdapat FC (4,11). Sedangkan Nilai paling tinggi pada kadar air terdapat pada perlakuan (F2) = 22,70 . Kadar abu bolu (F3) = 1,37. Kadar protein bolu (F3)= 6,77. Kadar lemak kasar bolu K = 2,87. Kadar serat kasar (F2) = 0,68. Kadar karbohidrat bolu (F2) = 32,24%.
Saran: tepung bekatul dapat meningkatkan tingginya protein dan kadar abu. Sebaikanya dilakukan penelitian lanjutan untuk melihat kandungan zat gizi lainnya pada bolu bekatul. Sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan untuk melihat daya simpan bolu bekatul.
Kata Kunci : Bolu, Tepung Bekatul, Organoleptik
Daftar Bacaan: 21 (2000-2017)
Tidak tersedia versi lain