Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH PENAMBAHAN SARI DAUN KELOR TERHADAP DAYA TERIMA KUE LAPIS TEPUNG BERAS
"PENGARUH PENAMBAHAN SARI DAUN KELOR TERHADAP DAYA TERIMA KUE LAPIS TEPUNG BERAS
Mira Maulida1, Sastri2
ABSTRAK
Latar Belakang : Kue lapis merupakan jajanan khas Indonesia yang terdiri dari dua atau lebih warna berbeda dan tersusun secara berlapis-lapis terbuat dari tepung beras, atau tepung sagu. Namun rendah akan zat gizi dan vitaminnya, salah satu upaya peningkatan nilai gizi kue lapis adalah dengan penambahan sari daun kelor yang kaya akan zat gizi sekaligus sebagai bahan pewarna alami, mudah di temukan dan murah harganya.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh penambahan sari daun kelor terhadap daya terhadap daya terima kue lapis tepung beras.
Metode : Penelitian ini bersifat eksperimental berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan 3 kali perlakuan dan 3 kali pengulangan dilaksanakan di Laboratorium Uji Organoleptik dengan 30 panelis agak terlatih dan dianalisa menggunakan ANOVA dan uji pembeda dengan uji Duncan.
Hasil : Daya terima kue lapis dengan penambahan sari daun kelor terhadap rasa yang memiliki nilai rata-rata 3,73 (Agak suka) dengan p value 0,000. Warna yang yang memiliki nilai rata-rata 4,13 (Suka) dengan p value 0,003. Aroma yang yang memiliki nilai rata-rata 4,23 (Suka) dengan p value 0,005. Tektur yang yang memiliki nilai rata-rata 3,83 (Agak suka) dengan p value 0,001.
Kesimpulan : Daya terima kue lapis dengan penambahan sari daun kelor perpengaruh nyata terhadap rasa, warna, aroma, dan tektur.
Saran : Disarankan agar kedepannya dapat mengatasi menghilangkan rasa pahit dan bau langu daun kelor pada kue lapis.
Kata Kunci : Kue Lapis, Sari Daun Kelor, Uji Organoleptik
1Mahasiswa Program Studi D-III Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh, Aceh
2Dosen Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan KemenkesAceh, Aceh
"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain