Text
HUBUNGAN SANITASI DASAR RUMAH TANGGA TERHADAP PENYAKIT DIARE DI KECAMATAN SAMALANGA KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2024
HUBUNGAN SANITASI DASAR RUMAH TANGGA TERHADAP PENYAKIT DIARE DI KECAMATAN SAMALANGA KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2024
Muhammad Nouval 1, Junaidi2
1 Mahasiswa Prodi D-III Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
2 Dosen Sanitasi Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Diare yang tidak segera ditangani dengan baik bisa menyebabkan dehidrasi pada anak-anak. Dehidrasi dapat berupa gejala ringan, sedang, maupun berat, Penanganan yang bisa dilakukan dengan memberikan oralit, dan segera dibawa ke rumah sakit. Kondisi lingkungan rumah belum memenuhi standar kesehatan dapat dilihat dari besarnya kejadian diare sebanyak 30 kasus tahun 2023. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan sanitasi dasar rumah tangga terhadap penyakit diare di Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen Tahun 2024. Jenis penelitian ini penelitian deskriptif analitik dan menggunakan desain cross-sectional. Jumlah populasi sebanyak 27.907 KK dengan teknik pengambilan sampel proportional sampling sebanyak 100 responden. Berdasarkan hasil diketahui bahwa ada pengaruh sanitasi sumber air bersih (P value = 0,001), sanitasi SPAL (P value = 0,003), sanitasi pembuangan sampah (P value = 0,010) dan sanitasi jamban (P value = 0,001) terhadap penyakit diare di Kecamatan Samalanga
Kabupaten Bireuen Tahun 2024. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah faktor sanitasi sumber air, sanitasi sarana pembuangan sampah, sanitasi SPAL dan sanitasi jamban dapat mempengaruhi terjadinya penyakit diare di Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen Tahun 2024. Disarankan bagi Puskesmas lebih meningkatkan penyuluhan kesehatan mengenai diare dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama dalam hal pencegahan diare
Kata Kunci: Sanitasi Dasar, Rumah Tangga, Diare
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain