SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN KEMBANG KOL (Brassica oleracea var. botrytis) TERHADAP DAYA TERIMA DAN ANALISIS KIMIA PADA DIMSUM UDANG
PENGARUH PENAMBAHAN KEMBANG KOL (Brassica oleracea var. botrytis)TERHADAP DAYA TERIMA DAN ANALISIS KIMIA PADA DIMSUM UDANG
Raudhatul Aula1 , Ichsan2
ABSTRAK
Latar belakang: Kembang kol merupakan sayur yang mengandung zat gizi dan antioksidan yang berperan penting dalam mengurangi risiko berbagai ganggua kesehatan. Masih ada kekurangan konsumsi sayuran Indonesia saat ini, dan ini merupakan salah satu inisiatif untuk meningkatkan konsumsi sayuran dan untuk meningkatkan konsumsi kembang kol dapat disubtitusi dalam beberapa jenis makanan, salah satunya dimsum. Dimsum merupakan salah satu jenis makanan
ringan yang dikukus yang terbuat dari udang dan kulit pangsit, penambahan kembang kol dalam dimsum diharapkan dapat memperkaya nilai gizi dalam dimsum.
Tujuan : Untuk mengetahui analisis kandungan zat gizi dimsum udang dengan penambahan kembang kol 30 gr, 40 g, 50 gr terhadap sifat organoleptik dan sifat kimia dimsum.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali perlakuan dan 3 kali pengulangan. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan ANOVA (Analisis Of Varians) dan uji lanjut Duncan’s multiple test.Analisis kimia yang dilakukan yaitu uji proksimat.
Hasil: Berdasarkan hasil analisis sidik ragam didapatkan bahwa daya terima warna dimsum dengan penambahan kembang kol nilai rata-rata yang paling tinggi yaitu 4,13 (suka), daya terima rasa 3,77 (agak suka), daya terima aroma 3,93 (agak suka) dan daya terima tekstur 3,80 (agak suka). Nilai gizi karbohidrat rata-rata yang paling tinggi yaitu 39,92 (R2), protein 14,09 (R3),lemak 9,43 (R3), kadar abu 1,13 (R1), kadar air 41,37 (R1) dan serat 1,43 (R3).
Kesimpulan: penambahan kembang kol pada dimsum 30 gr, 40 gr, dan 50 gr berpengaruh nyata terhadap sifat organoleptik rasa, aroma dan tekstur. Hasil uji analisis kimia 30 gr, 40 gr dan 50 gr juga berpengaruh nyata terhadap kadar karbohidrat, protein, lemak, air dan serat kasar.Saran: sebaiknya memperhatikan teknik pengolahan terutama pengukusan dimsum yang tepat menggunakan suhu 80ºC dengan lama pengukusan 10 menit agar nilai gizi tidak mudah rusak.
Kata Kunci : Dimsum, Kembang Kol, Udang, Uji Organoleptik, Uji Proksimat
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain