Karya Tulis Ilmiah
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) DAN DAUN PACAR AIR (Impatiens balsamina L.) TERHADAP Staphylococcus aureus
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) DAN DAUN PACAR AIR (Impatiens balsamina L.) TERHADAP Staphylococcus aureus
ABSTRAK
Tanaman daun kelor (Moringa oleifera L.) dan daun pacar air (Impatiens balsamina L.) merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat diyakini dapat berfungsi sebagai antibakteri penyebab infeksi pada kulit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak daun kelor dan daun pacar air dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan yaitu P0 (DMSO 10%), P1 (kloramfenikol), P2 (ekstrak daun pacar air), P3 kombinasi ekstrak daun kelor dan daun pacar air (1:2), P4 kombinasi ekstrak daun kelor dan daun pacar air (1:1), P5 kombinasi ekstrak daun kelor dan daun pacar air (2:1), P6 (ekstrak daun kelor) dan masing-masing 3 kali ulangan. Uji mikrobiologi menggunakan metode difusi cakram. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor dan daun pacar air mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, steroid, terpenoid, saponin, flavonoid, fenolik dan tannin akan tetapi pada daun kelor tidak mengandung alkaloid. Berdasarkan hasil uji diameter rata-rata zona hambat pada pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus menghasilkan rata-rata diameter zona hambat terbesar adalah ekstrak daun pacar air yaitu 18,95. Hasil uji ANOVA menunjukkan P
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain