Karya Tulis Ilmiah
ANALISIS KANDUNGAN NATRIUM DIKLOFENAK DALAM JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH DENGAN METODE PEKTROFOTOMETRI UV-VIS
ANALISIS KANDUNGAN NATRIUM DIKLOFENAK DALAM JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
ABSTRAK
Salah satu Bahan Kimia Obat yang sering ditambahkan dalam Jamu Pegal Linu adalah Natrium Diklofenak, tujuannya untuk memberikan manfaat terapeutik yang lebih maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui % kadar natrium diklofenak dalam jamu pegal linu yang dijual di kecamatan Baiturrahman Banda Aceh. Sampel jamu pegal linu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 sampel dengan kategori tidak teregistrasi BPOM yang diberi label A, B, C, D dan E. Metode pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dan analisis secara kuantitatif menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Hasil analisis menunjukkan bahwa ke-5 sampel jamu yang diuji positif mengandung Natrium Diklofenak pada panjang gelombang maksimum 280 nm. Kandungan Natrium Diklofenak dalam sampel jamu pegal linu diperoleh konsentrasi dan %kadar secara berturut-turut adalah pada sampel A (39.3118 ppm ; 1.9512 %), B (67.2805 ppm ; 3.3395%), C (29.8921 ppm ; 1.4921%), D (31.0677 ppm ; 1.5518%) dan E (31.1793 ppm ; 1.5574%). Dari data tersebut disimpulkan bahwa jamu pegal linu yang diuji tidak memenuhi kriteria sebagai obat tradisional, karena mengandung bahan kimia obat Natrium Diklofenak. Hal ini tidak sesuai dengan Permenkes RI No. 007 tahun 2012 tentang larangan penambahan bahan kimia obat pada obat tradisional.
Kata kunci : Jamu Pegal Linu, Natrium Diklofenak, Spektrofotometri UV- Visibel.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain