Karya Tulis Ilmiah
ANALISIS KANDUNGAN SIBUTRAMIN HIDROKLORIDA DALAM JAMU PELANGSING YANG BEREDAR DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
ANALISIS KANDUNGAN SIBUTRAMIN HIDROKLORIDA DALAM JAMU PELANGSING YANG BEREDAR DI KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH DENGAN METODE
SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
ABSTRAK
Bahan kimia obat dilarang ditambahkan ke dalam sediaan obat tradisional. Namun pada kenyataannya, di pasaran masih juga beredar jamu yang mengandung bahan kimia obat (BKO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapakah kadar bahan kimia obat Sibutramin Hidroklorida yang terdapat dalam jamu pelangsing. Jamu pelangsing yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu 4 merk jamu yang tidak
teregistrasi BPOM diberikan label A,B,C dan D yang beredar di beberapa toko di kecamatan Baiturrahman kota Banda Aceh. Metode pengambilan sampel di lakukan secara total sampling dan di analisa secara kuantitatif dengan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil analisa menunjukkan sampel A,B,C dan D positif mengandung Sibutramin Hidroklorida pada panjang gelombang maksimum 267 nm. Konsentrasi dan % kadar rata-rata Sibutramin Hidroklorida pada sampel jamu pelangsing berturut-turut yaitu sampel jamu A 634,54 ppm; 31,69%; sampel jamu B 798,41 ppm; 39,88%; sampel jamu C 142,13 ppm; 7,09%; sampel jamu D 732,78 ppm; 36,60. Oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap produk jamu pelangsing yang beredar di kecamatan Baiturrahman kota Banda Aceh.
Kata kunci : BKO, Sibutramin Hidroklorida, Jamu Pelangsing, Spektrofotometri UV-Vis
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain