Karya Tulis Ilmiah
TINGKAT KESIAPSIAGAAN TENAGA KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT DATU BERU TAKENGON TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI
TINGKAT KESIAPSIAGAAN TENAGA KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT DATU BERU TAKENGON TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI
ABSTRAK
Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan tenaga kefarmasian di Instalasi Farmasi RSUD Datu Beru Takengon terhadap bencana gempa bumi. Metode penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan melakukan observasi dan membagikan angket untuk memperoleh informasi tentang kesiapsiagaan tenaga kefarmasian terhadap bencana gempa.
Teknik pengambilan sampel yaitu Total Sampling sebanyak 35 orang tenaga kefarmasian yang bertugas di instalasi farmasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesiapsiagaan tenaga kefarmasian berada pada kategori tinggi dimana pengetahuan tentang bencana gempa bumi pada kategori tinggi sebanyak 20 responden (57,1%), dengan Lama bekerja > 10 tahun pada kategori tinggi sebanyak 14 responden (40%). Tenaga kefarmasian yang pernah mengikuti pelatihan pada kategori tinggi sebanyak 18 responden (51,4%), Pendidikan D-III Farmasi pada kategori tinggi sebanyak 28 responden (34,3%). Rencana untuk keadaan darurat bencana pada kategori tinggi sebanyak 18 responden (51,4%). peringatan tanggap darurat bencana pada kategori tinggi sebanyak 19 responden (54,3%), mobilisasi pada kategori tinggi sebanyak 19 responden (54,3%), dan tingkat kesiapsiagaan pada kategori tinggi sebanyak 19 responden ( 54,3%). Dari hasil penelitian maka peran petugas kesehatan dapat ditingkatkan dalam manajemen bencana dengan dilakukan pelatihan, simulasi, bekerja sama dan berkoordinasi dengan lintas sektor.
Kata kunci : Kesiapsiagaan, Tenaga Kefarmasian, Gempa Bumi
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain