SKRIPSI
HUBUNGAN KONSUMSI PROTEIN HEWANI DAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI KULAM DATA KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR
HUBUNGAN KONSUMSI PROTEIN HEWANI DAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI KULAM DATA KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR
Saharatul Ilmi1, Arnisam2
ABSTRAK
Latar Belakang: Anak usia sekolah dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi tidak berbeda dengan anak balita akan tetapi anak usia sekolah dasar sudah bisa memilih makanan yang disenangi dan sudah mulai menyukai makanan diluar rumah. Kebutuhan gizi anak sekolah dipengaruhi oleh kebiasaan makan. Kebiasaan makan yang baik akan dapat memenuhi asupan gizi seimbang bagi anak, sebaliknya kebiasaan makan yang buruk akan dapat menghambat
terpenuhinya kecukupan gizi. Pola makan yang baik diharapkan dapat menyumbangkan kecukupan energi, protein, dan mineral seperti kalsium. Kebiasaan makan yang salahakan berdampak pada masalah yang sering terjadi pada anak usia sekolah yaitu stunting. Kejadian stuntingsecara langsung juga dipengaruhi oleh pola makan atau kebiasaan makan anak yang kurang mengandung zat gizi yang cukup. Sedangkan secara tidak langsung dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi, seperti tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, dan ketersediaan pangan Beberapa Kecamatan di Kabupaten Aceh Besar masih memiliki angka stunting yang tinggi salah satunya adalah Kecamatan Lhoknga dengan prevalensi sebesar 15,8%. (laporan status gizi Pukesmas Lhoknga, 2018). Metode: Penelitian ini merupakan studi penelitian deskriptif dengan desain adalah Cross sectional yaitu suatu penelitian dimana pengamatan variabel bebas dan variabel terikat dilakukan pada waktu yang sama. Sampel penelitian 32 anak sekolah. Lokasi penelitian di SD Negeri Kulam Data Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Analisis data menggunakan Software SPSS. Data penelitian akan disajikan dalam bentuk analisis unvariat dan bivariat Hasil: Ada pengaruh asupan protein hewani dengan kejadian stunting anak dengan nilai p-value sebesar 0,019 dan tidak ada pengaruh pendapatan keluarga dengan kejadian stunting anak dengan nilai p-value sebesar 0,773 Kesimpulan:Terdapat hubungan antara satu variabel independen dengan varibel dependen.
Kata Kunci : Asupan Protein Hewani, Pendapatan Keluarga
1 Mahasiswa Program Studi D-IV Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes, Aceh
2 Dosen Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes, Aceh
Tidak tersedia versi lain