SKRIPSI
HUBUNGAN KECEMASAN ANAK USIA 7-14 TAHUN DENGAN PERAWATAN GIGI DI POLI GIGI PUSKESMAS INDRAPURI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR
HUBUNGAN KECEMASAN ANAK USIA 7-14 TAHUN DENGAN PERAWATAN GIGI DI POLI GIGI PUSKESMAS INDRAPURI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR
ABSTRAK
Ruhul Moehammad
PO7125215032
Prodi DIV Jurusan Keperawatan Gigi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
XV+ 41 Halaman+ 7 Tabel+ 10 Lampiran
Kecemasan dental yang timbul mulai dari masa kanak-kanak
merupakan hambatan terbesar dalam melakukan perawatan gigi yang optimal. Kecemasan dental pada anak menjadi masalah yang sering muncul dalam manajemen perilaku yang menyebabkan anak bersikap tidak kooperatif selama perawatan gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecemasan anak usia 7-14 tahun
dengan perawatan gigi di poli gigi Puskesmas Indrapuri Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian ini bersifat analitik, desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian dilakukan tanggal 25
Mei sampai dengan 25 Juni 2019 pada 30 orang pasien anak usia 7-14 tahun yang melukukan perawatan pencabutan dan penambalan gigi. Pengumpulan data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat kecemasan anak dan observasi dengan lembar checklist untuk melihat keberhasilan perawatan gigi pada pasien anak tersebut. Hasil penelitian ini yaitu adanya hubungan signifikan secara statistik antara kecemasan anak usia 7-14 tahun dengan perawatan gigi di poli gigi Puskesmas Indrapuri Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar (P=0,003). Kecemasan anak usia 7-14 tahun terdiri dari kecemasan tinggi 16 anak (53,3%) dan kecemasan rendah 14 anak (46,7%). Perawatan gigi pada pasien anak yang terlaksana sebanyak 17 anak (56,7%) dan yang tidak terlaksana sebanyak 13 anak (43,3%).Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara kecemasan anak usia 7-14 tahun dengan perawatan gigi di poli gigi Puskesmas Indrapuri Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Diharapkan kepada orang tua dapat memberikan pemahaman tentang perawatan gigi dan mengurangi ancaman dengan memaksakan anak untuk menerima perawatan, tenaga kesehatan gigi hendaknya dapat mengantisipasi kecemasan yang terjadi pada pasien anak dengan menkondisikan suasana tempat perawatan dan berkomunikasi dengan baik.
Kata Kunci : Kecemasan Anak, Perawatan Gigi
Tidak tersedia versi lain