Karya Tulis Ilmiah
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK DAUN BIDURI (Calotropis gigantea (L.) W.T. Aiton DAN DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.)
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK DAUN BIDURI (Calotropis gigantea (L.) W.T. Aiton DAN DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.)
ABSTRAK
Daun biduri (Calotropis gigantea (L.) W.T. Aiton dan daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan tumbuhan yang tumbuh liar dan diyakini dapat berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak etanol daun biduri dan daun bandotan terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu P0 (aquadest sebagai kontrol), P1 (ekstrak daun biduri), P2 (ekstrak daun bandotan), dan P3 (ekstrak kombinasi daun biduri dan daun bandotan) dan masing-masing 5 kali ulangan. Uji mikrobiologi menggunakan metode difusi. Hasil uji fitokimia daun biduri dan daun bandotan mengandung senyawa alkaloid, saponin, tanin, flavonoid dan steroid. Berdasarkan hasil uji Anova menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun biduri dan daun bandotan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis (P=0.000). Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan ratarata diameter zona hambat terbesar adalah ekstrak daun bandotan yaitu 14,14 mm dan berbeda nyata dengan ekstrak daun biduri (9,46 mm) dan kombinasi ekstrak keduanya (11,20 mm), namun tidak berbeda nyata antara daun biduri dengan kombinasi ekstrak keduanya dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus. Sedangkan untuk bakteri Staphylococcus epidermidis rata-rata diameter zona hambat terbesar adalah ekstrak daun bandotan yaitu 17,06 mm dan berbeda nyata dengan ekstrak daun biduri (10,14 mm) dan kombinasi ekstrak keduanya (12,66 mm), namun tidak berbeda nyata antara daun biduri dengan kombinasi ekstrak keduanya.
Kata kunci: Calotropis gigantea (L.) W.T. Aiton, Ageratum conyzoides L, zona hambat, Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis
Tidak tersedia versi lain