Karya Tulis Ilmiah
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. A DENGAN PASCA OPERASI FRAKTUR TIBIA DI RUANG RAUDAH 7 RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
Pendahuluan Fraktur tibia merupakan salah satu jenis patah tulang yang sering
terjadi akibat trauma langsung maupun tidak langsung pada ekstremitas bawah.
Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2020 mencatat bahwa
peristiwa fraktur semakin meningkat, tercatat kejadian fraktur kurang lebih 13 juta
orang dengan angka prevalensi sebesar 2,7 %. Berdasarkan prevalensi pasien fraktur
kasus kecelakaaan lalu lintas di Aceh jenis fraktur terbanyak adalah fraktur tertutup
(51 %), letak fraktur terbanyak adalah fraktur ekstermitas bawah (52,3 %). Tujuan
penulisan ini yaitu menerapkan asuhan keperawatan pada pasien pasca operasi
fraktur tibia di Ruang Raudah 7 RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Metode yang
digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, meliputi
pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil
pengkajian menunjukkan adanya nyeri akut yang ditandai dengan nyeri berskala 7
NRS, gangguan mobilitas fisik yang ditandai dengan aktivitas pasien dibantu
keluarga, dan risiko infeksi yang ditandai luka bengkak dan basah. Intervensi yang
dilakukan adalah manajemen nyeri, dukungan mobilisasi, pencegahan infeksi.
Implementasi yang dilakukan sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Kesimpulan setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam masalah nyeri
akut, gangguan mobilitas fisik, dan resiko infeksi tidak teratasi sepenuhnya. Saran
kepada pasien dianjurkan untuk menjalani terapi farmakologis dan juga
nonfarmakologis sesuai anjuran medis, keluarga turut membantu aktivitas pasien
selama di tempat tidur.
Kata kunci : asuhan keperawatan, fraktur tibia, post op fraktur tibia
Daftar Pustaka: 7 buku, 15 jurnal
xi
Tidak tersedia versi lain