Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH PEWARNA ALAMI BUAH BIT (Beta vulgaris L) TERHADAP DAYA TERIMA MIE BASAH BONGGOL PISANG
PENGARUH PEWARNA ALAMI BUAH BIT (Beta vulgaris L) TERHADAP DAYA TERIMA MIE BASAH BONGGOL PISANG
ABSTRAK
Latar Belakang : Pemanfaatan bonggol pisang menjadi tepung didasarkan bahwa bonggol pisang mengandung karbohidrat yang cukup tinggi sehingga dapat diolah menjadi sumber tepung baru. Mie basah bonggol pisang menghasilkan warna yang kurang menarik mata, sehingga digunakan pewarna alami yang berasal dari buah bit.bit memiliki kandungan kerbohidrat dengan kadar kalori yang rendah dengan warna yang spesifik, yaitu warna keunguan yang pekat.
Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengaruh daya terima pewarna alami buah bit terhadap daya terima mi bonggol pisang
Metode :Penelitian ini bersifat eksperimental, dengan rancangan percobaan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 3 perlakuan tanpa pengulangan sehingga diperoleh 3 unit perlakuan. Untuk melihat pengaruh penambahan buah bit terhadap daya terima mie bonggol pisang. Penelitian ini dilakukan secara bertahap yaitu dari persiapan bahan, pengolahan, pengujian organoleptic hingga uji daya terima ke sasaran.
Hasil Penelitian :Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubur bit terhadap daya terima mie bonggol pisang tidak ada pengaruh nyata terhadap warna (F hitung 2,24< F table 3,14). Juga tidak ada pengaruh nyata terhadap rasa (F hitung 0,74 < F table 3,14), aroma (F hitung 0,71 < F table 3,14), dan tekstur (F hitung 2,64 < F table 3,14).
Kesimpulan :Penambahan pewarna bubur bit pada olahan mi bonggol pisang dengan formulasi 10, 20 dan 30 gram tidak berpengaruh nyata terhadap warna, aroma, rasa dan tekstur mi bonggol pisang.
Saran :pada penelitian selanjutnya bisa mengganti bubur bit dengan ekstrak buah bit agar warna yang dihasilkan lebih cerah.
Kata Kunci : Mi basah, bonggol pisang, buah bit
Daftar Bacaan : 19 (1998-2019)
Tidak tersedia versi lain