SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TALAS (Colocasia esculenta (L) Shott) DENGAN TEPUNG UBI JALAR UNGU (Ipomea batatas) TERHADAP ORGANOLEPTIK BOLU KUKUS
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TALAS (Colocasia esculenta (L) Shott) DENGAN TEPUNG UBI JALAR UNGU (Ipomea batatas) TERHADAP ORGANOLEPTIK BOLU KUKUS
Fathia Zumaida¹ , Rachmawati²
ABSTRAK
Pendahuluan: Bolu kukus mempunyai rasa yang manis dan bentuknya yang beragam menjadikannya digemari oleh masyarakat. Ciri khas bolu kukus berbentuk mangkuk, kembang pada bagian atas. Penggunaan tepung talas dan tepung ubi jalar merupakan salah satu alternatif pengolahan bolu kukus.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung talas dan tepung ubi jalar ungu terhadap sifat organoleptik bolu kukus.
Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat deskriptif untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung talas (Colocasia esculenta (L) Shott) dan tepung ubi jalar ungu (Ipomea batatas) terhadap sifat organoleptik bolu kukus. Bolu kukus dalam penelitian ini terdiri dari 3 perlakuan yaitu penambahan tepung talas dan tepung ubi jalar ungu 15%, 20%, dan 25%. Pengujian organoleptik metode hedonik melakukan menggunakan konsumen sebanyak 30 orang dan analisis data menggunakan uji ANOVA.
Hasil: Panelis memberikan tanggapan suka terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur bolu kukus dari ketiga perlakuan dengan penambahan tepung talas dan tepung ubi jalar ungu sebanyak 15%, 20% dan 25%.
Kesimpulan: Penambahan tepung talas dan tepung ubi jalar ungu berpengaruh nyata terhadap warna, rasa dan aroma (P value < 0,05) bolu kukus. Sedangkan tekstur bolu kukus berpengaruh tidak nyata (P value > 0,05). Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa bolu kukus dengan penambahan tepung talas dan tepung ubi jalar ungu 25% lebih disukai warna, rasa, dan aromanya dibandingkan bolu kukus dengan penambahan tepung talas dan tepung ubi jalar ungu 15% dan 20%.
Saran: Bolu kukus menggunakan tepung talas dan tepung ubi jalar ungu masing masing 25% lebih disarankan karena warna, rasa, aroma dan tekstur bolu kukus lebih disukai.
Kata Kunci: Tepung talas, tepung ubi jalar ungu, bolu kukus, organoleptik.
¹Mahasiswa Program Studi D-IV Gizi, Poltekkes Kemenkes Aceh
²Dosen Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
Tidak tersedia versi lain