Karya Tulis Ilmiah
UJI EFEKTIVITAS ANTELMINTIK EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L)TERHADAP CACING GELANG AYAM (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
ABSTRAK
Infeksi cacing dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas seperti membahayakan status gizi, mempengaruhi proses kognitif, dan menyebabkan obstruksi usus atau prolaps rektum. Infeksi cacing ini dikenal sebagai askariasis yang menyebabkan anak atau orang dewasa mengalami kekurangan gizi. Salah satu tanaman yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai obat pada penyakit cacingan adalah daun Rambutan (Nephelium lappaceum L). Senyawa biokimia yang terkandung di dalam daun rambutan dan diduga memiliki daya antelmintik adalah tanin, saponin, dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas antelmintik ekstrak etanol daun rambutan (Nephelium lappaceum L.) terhadap cacing gelang ayam (Ascaridia galli) dan pada konsentrasi berapa ekstrak etanol daun rambutan dapat mematikan Ascaridia galli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan sampel daun rambutan yang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% selama 18 jam. Hewan yang digunakan adalah
Ascaridia galli. Penelitian ini menggunakan 5 kelompok perlakuan uji, yaitu kelompok uji ekstrak etanol daun rambutan 25 mg/mL, 50 mg/mL, 75 mg/mL, kontrol positif menggunakan pirantel pamoat 0,5% dan kontrol negatif menggunakan NaCl 0,9% dimana setiap kelompok terdiri dari 5 ekor cacing Ascaridia galli. Setelah diberi perlakuan cacing diinkubasi pada suhu 37 0 C. Pengamatan dilakukan setiap 12 jam selama 36 jam dengan melihat keadaan cacing yang diberi skor 0 (nol) bila cacing mati, skor 1 (satu) bila cacing tidak bergerak (diam) tetapi masih hidup (paralisis) dan skor 2 (dua) jika seluruh tubuh cacing bergerak (masih hidup). Hasil yang diperoleh pada kelompok perlakuan yang menggunakan ekstrak etanol daun rambutan (Nephelium lappaceum L) dengan konsentrasi 25 mg/mL, 50 mg/mL dan 75 mg/mL berturut-turut sebanyak 40%, 100% dn 100% pada waktu 36 jam. Kelompok kontrol positif sebanyak 100% pada waktu 12 jam, kelompok kontrol negatif sebanyak 20% pada waktu 36 jam. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun rambutan (Nephelium lappaceum L) ) memiliki efektivitas antelmintik terhadap cacing Ascaridia galli. Ekstrak dengan konsentrasi 50 mg/mL dan 75 mg/mL memiliki konsentrasi yang lebih efektif dibandingkan dengan konsentrasi 25 mg/mL.
Kata Kunci : Daun rambutan (Nephelium lappaceum L), Ekstrak etanol, Ascaridia
galli, Antelmintik.
Tidak tersedia versi lain