SKRIPSI
EFEKTIVITAS PEMBERIAN REBUSAN DAUN SAMBUNG NYAWA (GYNURA PROCUMBENS LOUR MERR) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENDAHARA KABUPATEN ACEH TAMIANG
EFEKTIVITAS PEMBERIAN REBUSAN DAUN SAMBUNG NYAWA (GYNURA PROCUMBENS LOUR MERR) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENDAHARA KABUPATEN ACEH TAMIANG
Maulika1, Silvia Wagustina2
ABSTRAK
Latar belakang: Prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 umur >18 tahun sebesar 34,1%, sedangkan prevalensi hipertensi di Aceh Tamiang tahun 2017 sebanyak 13,267 kasus. Salah satu alternatif untuk menangani kasus hipertensi adalah dengan pemberian air rebusan daun sambung nyawa. Daun sambung nyawa yang mempunyai kandungan seperti minyak atsiri, saponin dan flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian rebusan daun sambung nyawa terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang
Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperiment dengan rancangan pre-test dan post-test with control group design yang dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Bendahara pada bulan Januari 2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Analisis data meliputi Uji Dependen T-Test, Wilcoxon, Independent T-Test, Mann Whitney
Hasil: Rata-rata tekanan darah sistolik sebelum pemberian rebusan daun sambung nyawa pada penderita hipertensi 135,8 mmHg dan tekanan darah diastolik 83,2 mmHg. Setelah diberikan rebusan daun sambung nyawa selama 7 hari, rata-rata tekanan darah sistolik 118,3 mmHg dan tekanan darah diastolik 78,3 mmHg
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian rebusan daun sambung nyawa terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi
Saran: Bagi peneliti selanjutnya agar memodifikasi rebusan daun sambung nyawa agar lebih banyak disukai responden.
Kata kunci: Hipertensi, Daun Sambung Nyawa, Tekanan Darah
1. Mahasiswa Program Studi D-IV Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh.
2. Dosen Jurusan Gizi, Politekknik Kesehatan Kemenkes Aceh.
Tidak tersedia versi lain