SKRIPSI
HUBUNGAN TINDAKAN MENYIKAT GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS V DI SDN 5 KOTA BANDA ACEH
HUBUNGAN TINDAKAN MENYIKAT GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS V DI
SD NEGERI 5 KOTA BANDA ACEH
CUT SALSABILA ‘AISYAH
Poltekkes Kemenkes Aceh, Jurusan Keperawatan Gigi, Jln. Soekarno Hatta Desa Lagang Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar
ABSTRAK
Survei World Health Organization (WHO) tahun 2013 menyebutkan sebanyak 87% dari anak usia sekolah dan sebagian besar orang dewasa pernah menderita karies gigi. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Aceh pada tahun 2014, karies menduduki ke 14 dari 20 penyakit terbesar dengan 4779 kunjungan. Berdasarkan hasil pemeriksaan gigi dan mulut pada kegiatan UKGS
menunjukkan bahwa 78% anak menderita karies. Penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan sampel 60 orang secara Total sampling yang dilakukan pada tanggal 13-16 Maret tahun 2019. Analisa data secara univariat dan
bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa frekuensi menyikat gigi responden di SD Negeri 5 Banda Aceh dengan persentase tertinggi yaitu kurang baik sejumlah 60% (36 orang), dan waktu menyikat gigi responden di SDN 5 Banda Aceh
dengan persentase tertinggi kurang baik yaitu sejumlah 58,3% (35 orang), sedangkan cara menyikat gigi responden di SD Negeri 5 Banda Aceh diperoleh persentase tertinggi yaitu baik sejumlah 96,7% (58 orang). Kesimpulan bahwa adanya hubungan frekuensi dan waktu menyikat gigi dengan kejadian karies pada anak usia sekolah kelas V SD Negeri 5 kota Banda Aceh memiliki nilai p value yang sama yaitu 0,01 (p 0,05). Saran kepada SD Negeri 5 kota Banda Aceh diharapkan bekerjasama dengan tenaga kesehatan untuk mengatasi masalah kesehatan gigi siswa dan siswi sehingga dapat mengurangi kejadian karies gigi.
Kata Kunci : Tindakan menyikat gigi, karies gigi, anak usia sekolah dasar
Daftar Bacaan : 25 (1992-2015)
Tidak tersedia versi lain