Karya Tulis Ilmiah
UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH NAGA MERAH Hylocereus polyrhizus) BERDASARKAN PERBEDAAN ASAL TANAMAN TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus
ABSTRAK
Buah naga termasuk tanaman tropis dan sangat mudah beradaptasi. Pertumbuhan tanaman ini akan lebih baik, bila ditanam di dataran rendah. Buah naga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan senyawa betacyanin. Senyawa betacyanin terbukti memiliki daya antibakteri pada bakteri gram positif yaitu Staphylococcusaureus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat antibakteri dariekstrak buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) berdasarkan perbedaan asaltanaman terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Sampel buah naga merah
(Hylocereus polyrhizus) diambil dari 2 daerah yaitu dari daerah Sumatera Utaradi Desa Empat Negeri, Kabupaten Batu Bara yang di jual di Suzuya Mall BandaAceh dan buah naga merah daerah Aceh yang diperoleh dari Desa GlebrukKecamatan Lhong, Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan hasil penelitianmenggunakan uji stastistik yaitu uji anova dan uji duncan menunjukkan bahwaadanya pengaruh ekstrak buah naga merah terhadap bakteri Staphylococcusaureus dan adanya perbedaan yang nyata di setiap perlakuan dengan hasil ratarata
diameter zona hambat untuk buah naga merah dari Sumatra Utara sebesar11,5 mm dan buah naga merah dari Aceh 13 mm. Kedua ekstrak buah naga merahmemiliki daya hambat yang kuat. Perbedaan ini kemungkinan adanya pengaruh
tempat tumbuh atau faktor lingkungan yaitu faktor iklim maupun faktor tanah.
Kata kunci: Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus), antibakteri, daya hambat,
perbedaan tempat tumbuh, Staphylococcus aureus.
Tidak tersedia versi lain