Karya Tulis Ilmiah
UJI EFEKTIVITAS ANTELMINTIK EKSTRAK ETANOLKULIT BATANG DELIMA (Punica granatum L)TERHADAP CACING Ascaridia galliSECARA IN VITRO
ABSTRAK
Kulit batang delima (Punica granatum L) merupakan salah satu pilihan tanaman obat tradisional yang mengandung senyawa seperti flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid yang memiliki potensi sebagai antelmintik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antelmintik cacing Ascaridia galli akibat dari pemberian ekstrak etanol kulit batang delima (Punica granatum L) dan membandingkan konsentrasi berapa dari ekstrak etanol kulit batang delima (Punica granatum L) efektif mematikan cacing Ascaridia galli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan berbagai kelompok perlakuan diantaranya kontrol negatif menggunakan NaCl 0,9%, kontrol positif menggunakan Pirantel pamoat 0,5%, dan kelompok yang diberikan ekstrak etanol kulit batang delima dengan konsentrasi 25; 50; dan 75 mg/mL. Objek penelitian digunakan cacing Ascaridia galli sebanyak 25 ekor dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dengan masing masing 5 ekor per kelompok, pengamatan dilakukan setiap 12 jam selama 36 jam. Pengamatan dilakukan dengan mengindentifikasi cacing mengalami kematian, paralisis atau normal. Hasil yang diperoleh yaitu pada kelompok kontrol negatif cacing mati 40% pasca inkubasi 36 jam, pada kelompok kontrol positif cacing mati 100% pasca inkubasi 24 jam, dan kelompok yang diberikan ekstrak etanol kulit batang delima dengan konsentrasi 25; 50; dan 75 mg/mL menunjukkan bahwa pasca inkubasi 12 jam dan 24 jam ekstrak sudah menyebabkan kematian pada cacing. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit batang delima (Punica granatum L) dapat memberikan efek antelmintik pada cacing Ascaridia galli, dengan konsentrasi 75 mg/mL lebih efektif dibandingkan dengan konsentrasi 25 mg/mL dan 50 mg/mL.
Kata kunci : Antelmintik, kulit batang delima (Punica granatum L), Ascaridia
galli.
Tidak tersedia versi lain